Dedi Mulyadi Bakal Temui Bahlil, Tindak Lanjut TPPAS Legoknangka

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi alias KDM akan bertemu dengan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia untuk membahas pengoperasian dari TPPAS Regional Legoknangka, Kabupaten Bandung.
Hal ini disampaikan langsung oleh Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin. Ia memastikan saat ini proyek pengelolaan sampah Bandung Raya itu masih dalam kajian Kementerian Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali melakukan komunikasi dengan investor yakni PT Sumitomo dan PT Jabar Environmental Solutions (JES) secara daring, Rabu 22 Januari 2025.
"Masih proses. Nanti saya titipkan ke Pak Gubernur ke-18 (Dedi Mulyadi). Beliau akan bertemu dengan Pak Bahlil supaya diakselerasi," ujar Bey dikutip, Senin (27/1/2025).
1. Masih bingung listrik akan dijual ke mana

TPPAS Regional Legoknangka ini nantinya akan mengelola sampah yang menghasilkan tenaga listrik. Saat ini masih persoalan yang masih belum diselesaikan yaitu perjanjian jual beli listrik (PJBL) dengan PLN yang belum ada titik temu. Apalagi saat ini perusahaan listrik negara itu sudah oversupply hingga 2028.
Terlepas dari itu, masalah PJBL ini kata dia harusnya bukan menjadi masalah besar. Mengingat rencana jangka panjang nasional, adalah optimalisasi energi baru terbarukan (EBT).
"Jadi sudah sesuai dengan kerangka besar tentang energi. Itu juga menjadi menuju dapat bersiap. Harusnya sih langsung setuju (tidak ada hambatan dalam PJBL)," kata dia.
2. Dedi Mulyadi pastikan akan tangani persoalan ini

Sementara itu Dedi Mulyadi mengakui TPPAS Regional Legoknangka memang menjadi prioritas, termasuk TPST Bantar Gebang Kota Bekasi. Targetnya, kata dia. keduanya bakal didorong menjadi pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).
"Ini akan menjadi target kami untuk pengembangan PLTSa," kata dia.
3. TPPAS Legoknangka akan menampung sampah Bandung Raya

TPPAS Regional Legoknangka sendiri akan dibangun di atas lahan seluas 20 hektare di Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung. TPPAS ini akan menampung sampah di Bandung Raya yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, plus Kabupaten Sumedang.
TPPAS Regional Legoknangka dirancang untuk mengolah sampah memanfaatkan teknologi canggih untuk kemudian dikonversi menjadi energi listrik. Area ini akan fokus pada rasio penerimaan sampah, target pelestarian lingkungan, dan siklus pengolahan sampah yang efisien.
Kehadiran TPPAS Regional Legoknangka diharapkan dapat secara signifikan mengurangi dampak lingkungan dari sampah di Cekungan Bandung sekaligus menyediakan energi lstrik yang andal.



















