Comeback Jadi Kiper Persib, Made Wirawan Justru Berharap Tidak Bermain

- Made Wirawan berharap tidak bermain sebagai kiper utama Persib, memilih untuk mendukung dua kiper lainnya agar tetap konsisten.
- Persib kekurangan kiper setelah mencoret Adam Przybek dan harus mendaftarkan Made Wirawan untuk memenuhi regulasi minimal empat kiper terdaftar.
- Pengalaman panjang Made dianggap penting untuk membantu menjaga stabilitas tim dan komunikasi lini pertahanan Persib dalam perburuan gelar musim ini.
Bandung, IDN Times - Keputusan cukup mengejutkan datang dari Persib Bandung. Maung Bandung kembali mendaftarkan I Made Wirawan sebagai pemain pada putaran kedua musim 2025/2026.
Padahal, Made sudah gantung sepatu sejak musim 2022/2023 dan sempat beralih profesi menjadi asisten pelatih kiper. Namun kini namanya kembali masuk daftar skuad resmi di laman operator kompetisi. Made mengaku kaget sekaligus bangga masih dipercaya memperkuat Persib.
“Ini pengalaman baru dan luar biasa buat saya, masih dipercaya dan didaftarkan kembali jadi pemain,” kata Made, Minggu (8/2/2026).
1. Semoga dua kiper yang ada konsisten

Ia berharap kehadirannya tidak sampai membuatnya harus turun ke lapangan. Menurutnya, tiga kiper utama Persib sudah cukup.
“Mudah-mudahan Teja dan Fitrah cukup mengarungi liga, kita konsisten menang dan clean sheet,” ujarnya.
2. Persib kekurangan kiper

Sebelumnya, pelatih Persib, Bojan Hodak, membenarkan perubahan status Made dari staf pelatih menjadi pemain. Hal ini bukan tanpa alasan, Persib saat ini hanya memiliki tiga penjaga gawang setelah mencoret Adam Przybek karena kuota pemain asing. Sementara regulasi kompetisi mengharuskan minimal empat kiper terdaftar.
“Kami memiliki tiga penjaga gawang dan harus punya empat. Tidak mudah mencari kiper bagus di akhir pendaftaran, jadi kami mendaftarkan Made,” kata Bojan di Stadion GBLA, Sabtu (7/2/2026).
Dengan masuknya Made Wirawan, Persib kini kembali memiliki empat penjaga gawang. Tiga kiper utama sebelumnya adalah Teja Paku Alam, Fitrah Maulana, dan Muhammad Rhaka Syafaka. Bojan menegaskan, peran Made lebih sebagai pelapis dan situasi darurat.
“Dia akan menjadi kiper keempat kami. Dia masih cukup bagus, tapi kami harap dia tidak perlu memainkan satu pertandingan pun,” jelasnya.
Artinya, Made tetap disiapkan hanya sebagai antisipasi jika terjadi cedera atau kondisi mendesak di sektor penjaga gawang.
3. Pengalaman jadi nilai utama

Meski sudah pensiun dua tahun, pengalaman Made dianggap penting untuk tim. Kiper senior itu sudah lama menjadi bagian dari Persib dan memahami atmosfer ruang ganti.
Kehadirannya bukan cuma soal teknis di lapangan, tapi juga membantu menjaga mental dan komunikasi lini pertahanan. Dengan pengalaman panjangnya, Persib berharap stabilitas tim tetap terjaga dalam perburuan gelar musim ini.
















