Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bupati Majalengka Ikuti Retreat, Wabup Segera Koordinasi dengan OPD

Bupati Majalengka Ikuti Retreat, Wabup Segera Koordinasi dengan OPD
Inin Nastain IDN Times/ Bupati dan Wakil Bupati Majalengka bersama istri
Share Article

Majalengka, IDN Times- Bupati Majalengka Eman Suherman memastikan kesiapannya mengikuti retreat di Magelang. Eman mengaku tidak terlalu khawatir jika dalam pelaksanaannya nanti, retreat akan menguras tenaga.

Dijelaskannya, retreat sendiri sengaja dilakukan untuk mempersatukan semua kepala daerah di Indonesia. 

"Siap lah, saya biasa olahraga. Tapi yang terpenting, bagaimana kebijakan Presiden ingin menyatukan kepala daerah. Gak (sama ibu bupati)," kata Eman usai mengikuti rapat paripurna dan sertijab di Gedung DPRD Majalengka, Kamis (20/2/2025).

1. Menghadiri sertijab Gubernur lebih dulu

Inin Nastain IDN Times/ Bupati Majalengka Eman Suherman
Inin Nastain IDN Times/ Bupati Majalengka Eman Suherman

Dijelaskan Eman, setelah proses Sertijab pada Kamis ini, Jumat (21/2/2025) besok langsung berangkat ke Magelang untuk mengikuti retreat. Namun, sebelum bertolak ke Magelang, terlebih dahulu semua kepala daerah akan berkumpul di Bandung.

"Rencananya, besok berangkat dari Bandung. Setelah bersama bupati, walikota se Jawa Barat menyaksikan dulu serah terima jabatan Pak Gubernur, jam sembilan," jelas Eman.

Dikatakan Eman, awalnya, para kepala daerah dijadwalkan berangkat ke Magelang pada Jumat pagi. Namun, rencana tersebut berubah.

"Ke Magelang tadinya jam tujuh pagi. Tapi ada kelonggaran, diubah, jadi sore, jam tiga. Jadi nanti setelah serah terima jabatan beliau (Gubernur), akan nyarter Super Puma," kata dia.

"Insyaallah, kami, para kepala daerah di Jawa Barat sepakat, setelah menyaksikan (sertijab), ke Magelang," lanjut Eman.

2. Wabup siap bertugas besok

Inin Nastain IDN Times/ Wabup Majalengka Dena Muhamad Ramdhan
Inin Nastain IDN Times/ Wabup Majalengka Dena Muhamad Ramdhan

Pelaksanaan retreat sendiri, rencananya dilaksanakan selama sepekan. Selama pelaksanaan retreat, tugas-tugas bupati dipastikan akan ditangani oleh wakil bupati. 

"Pasti (ditangani Wabup)," jelas Bupati.

Wakil bupati ( Wabup) Majalengka Dena Muhamad Ramdhan menjelaskan, selama bupati melaksanakan retreat, dirinya akan segera berkoordinasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Koordinasi itu bertujuan agar program seratus hari kerja kepala daerah baru, bisa berjalan dengan maksimal.

"Saya sudah meminta tim untuk mengagendakan, untuk berkoordinasi menyelesaikan, menuntaskan (program) 100 hari kerja. Berkomunikasi dengan berbagai OPD. Agar program 100 hari kerja itu bisa berjalan maksimal," kata Dena.

Dengan koordinasi yang dilakukan di masa awal jabatan, kata Dena, nantinya setelah bupati selesai mengikuti retreat, bisa langsung eksekusi. 

"Sepekan di Magelang (retreat), saya akan koordinasi dengan OPD-OPD, rapat dengan OPD terkait untuk bisa menyelesaikan 100 hari kerja dengan baik," kata dia.

"Jadi nanti setelah Pak Bupati pulang, kami tidak berkoordinasi lagi dengan OPD, tapi langsung ke lapangan," lanjut Dena.

Kendati demikian, Dena belum bisa memastikan apakah rencana koordinasi dengan OPD-OPD itu langsung dilakukan besok atau tidak. 

"Lihat besok, kalau agendanya mengantar Pak Bupati ke Bandung, mungkin setelah pulang dari itu, mulai berdinas ya. Kalau tidak, saya dari pagi mulai berdinas," kata wabup.

3. Dedi Supandi tinggalkan DPRD tanpa supir

Inin Nastain IDN Times/ Pj Bupati Majalengka 2023 - 2025
Inin Nastain IDN Times/ Pj Bupati Majalengka 2023 - 2025

Sementara itu, rapat paripurna sendiri dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya anggota DPR RI asal Majalengka. Selain itu, hadir juga Bupati Majalengka dua periode (2008 - 2013 Sutrisno) dan Wakil Bupati 2013 - 2023 Tarsono.

Rapat paripurna juga dihadiri langsung Pj Bupati Majalengka 2023-2025 Dedi Supandi. Seusai paripurna, Dedi langsung meninggalkan halaman gedung DPRD.

Dalam kesempatan itu, Dedi terlihat mengemudikan sendiri mobilnya, dengan ditemani istri Erlita. "Setelah paripurna, saya berdua aja sama ibu, pulang. Nyetir sendiri dan tidak ada patwal. Kan udah bukan Pj (bupati) lagi, jadi gak boleh ada fasilitas," kata Dedi.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Inin Nastain
EditorInin Nastain

Latest News Jawa Barat

See More

Demokrasi Kita Desak Pemkot Bandung Segera Benahi Sistem Angkot

28 Jun 2026, 15:20 WIBNews