Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) terus menggencarkan perang terhadap peredaran tramadol, minuman keras (miras), dan berbagai obat-obatan terlarang yang saat ini beredar di wilayah Jabar. Dia pun mengungkapkan alas mengapa hal tersebut harus diberantas.
KDM menilai, penyalahgunaan tramadol dan obat-obatan terlarang lainnya kerap kali menjadi salah satu pemicu meningkatnya tindak kriminal di Jawa Barat. Dia menilai Jawa Barat saat ini menjadi salah satu wilayah yang rawan dijadikan sasaran operasi kejahatan terorganisir.
Kejahatan dari pencopetan, penjambretan, pencurian dengan kekerasan, pembegalan, hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Kondisi tersebut, menurutnya, diperparah oleh maraknya peredaran narkotika, obat-obatan berbahaya, serta miras.
"Jawa Barat menjadi daerah yang sangat empuk untuk dilakukannya operasi kejahatan yang terstruktur di berbagai tempat. Mulai dari pencopetan, penjambretan, pencurian, pembegalan, TPPO, hingga berbagai jenis kejahatan lainnya," kata KDM, Rabu (5/8/2026).
