Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ace Hasan Syadzily Tak Mencalonkan Kembali Sebagai Ketua Golkar Jabar
Kantor DPD Golkar Jabar (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Tubagus Ace Hasan Syadzily dipastikan tidak mencalonkan kembali sebagai Ketua DPD Golkar Jawa Barat karena mendapat penugasan strategis di tingkat pusat.
  • Musda XI Golkar Jabar digelar pada 1–3 April 2026 di Bandung, membahas laporan pertanggungjawaban, program kerja baru, dan pemilihan ketua pengganti.
  • Pendaftaran calon ketua dibuka sejak hari pertama Musda dengan syarat dukungan minimal 30 persen dari total suara serta memenuhi kriteria pengalaman dan integritas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
31 Maret 2026

Ketua Panitia Penyelenggara Musda, Yod Mintaraga, menggelar konferensi pers di Kantor DPD Partai Golkar Jabar dan menjelaskan agenda Musda XI yang akan memilih ketua baru.

1–3 April 2026

DPD Partai Golkar Jawa Barat menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI di Hotel Trans Bandung. Pendaftaran bakal calon ketua dibuka sejak hari pertama pelaksanaan dengan syarat dukungan minimal 30 persen dari total pemilik suara.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Jawa Barat digelar untuk memilih Ketua DPD baru, setelah Tubagus Ace Hasan Syadzily memastikan tidak mencalonkan kembali.
  • Who?
    Tubagus Ace Hasan Syadzily, Yod Mintaraga, Yomanius Untung, dan MQ Iswara terlibat dalam penyelenggaraan serta pengumuman Musda XI Partai Golkar Jawa Barat.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Hotel Trans Bandung dan konferensi pers dilakukan di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat, Jalan Maskumambang, Kota Bandung.
  • When?
    Musda XI dijadwalkan pada 1–3 April 2026, dengan pendaftaran calon ketua dibuka sejak hari pertama mulai pukul 09.00 hingga 24.00 WIB.
  • Why?
    Ace Hasan tidak maju kembali karena mendapat penugasan strategis di tingkat pusat sebagai Gubernur Lemhannas dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.
  • How?
    Pemilihan dilakukan melalui dukungan minimal 30 persen dari total 33 pemilik suara; calon diverifikasi oleh tim gabungan dari DPP, DPD, dan panitia pengarah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Ace Hasan yang jadi ketua Golkar di Jawa Barat tidak mau jadi ketua lagi. Sekarang partainya bikin acara besar di Bandung buat pilih ketua baru. Banyak orang dari kabupaten dan kota datang bawa suara. Pak Ace katanya mau kerja di Jakarta karena punya tugas penting di sana, jadi dia kasih kesempatan orang lain memimpin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Keputusan Ace Hasan Syadzily untuk tidak mencalonkan kembali sebagai Ketua DPD Golkar Jawa Barat menunjukkan proses regenerasi yang sehat dalam partai. Dengan membuka peluang bagi kader lain, Musda XI menjadi momentum penyegaran organisasi. Peningkatan kursi legislatif di berbagai tingkatan juga mencerminkan keberhasilan kepemimpinan sebelumnya yang dapat menjadi fondasi kuat bagi penerusnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - DPD Partai Golkar Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI, pada tanggal 1-3 April 2026, di Hotel Trans Bandung. Ketua DPD Golkar Jabar saat ini, Tubagus Ace Hasan Syadzily dipastikan tidak maju dan membuka peluang untuk kader lainnya.

Ketua Panitia Penyelenggara Musda, Yod Mintaraga mengatakan, Musda XI Golkar Jabar akan mengagendakan laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya serta penyusunan program kerja ke depan.

"Termasuk yang utama adalah proses pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat yang baru," ujar Yod saat konfrensi pers di Kantor DPD Partai Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Selasa (31/3/2026).

1. Calon harus memenuhi syarat termasuk tingkat pendidikannya

Kantor DPD Golkar Jabar (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Sementara itu, Ketua SC Musda, Yomanius Untung, memaparkan pendaftaran bakal calon ketua akan dibuka sejak hari pertama pelaksanaan. Calon diwajibkan mengantongi dukungan minimal 30 persen dari total 33 pemilik suara atau setidaknya 10 dukungan sah.

"Setiap pemilik suara hanya boleh memberikan dukungan kepada satu calon. Jika ganda, otomatis gugur," tegasnya.

Pendaftaran dibuka mulai pukul 09.00 hingga 24.00 WIB, disertai proses verifikasi oleh tim gabungan dari DPP, DPD, dan panitia pengarah.

Selain dukungan, calon juga harus memenuhi sejumlah syarat, di antaranya aktif minimal lima tahun, berpendidikan minimal S1, serta memiliki rekam jejak prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas, dan tidak tercela.

2. Ace Hasan tidak akan mencalonkan diri kembali

Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar, MQ Iswara (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Sementara, Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar, MQ Iswara menjelaskan, total terdapat 33 pemilik suara dalam Musda kali ini, yang berasal dari DPD kabupaten/kota, DPD Partai Golkar Jabar, organisasi sayap, organisasi pendiri dan didirikan, hingga unsur DPP dan Dewan Pertimbangan.

Terkait pembukaan, pihaknya telah mengundang Ketua Umum DPP Partai Golkar. Namun, karena agenda kenegaraan, kemungkinan pembukaan akan diwakili Sekjen atau Wakil Ketua Umum.

"Yang jelas, Musda ini tetap berjalan sesuai jadwal," katanya.

Iswara juga memastikan Ketua DPD Golkar Jabar saat ini, Tubagus Ace Hasan Syadzily, tidak akan maju kembali dalam kontestasi. Keputusan itu diambil karena mendapat penugasan strategis di tingkat pusat, yaitu menjabat sebagai Gubernur Lemhanas dan juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.

3. Ace memberikan ruang anggota lainnya bersaing secara sehat

Wakil Ketua DPP Golkar, Ace Hasan Syadzily (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Meski demikian, Iswara mengakui sebagian besar kader di daerah sebenarnya masih menginginkan Ace Hasan melanjutkan kepemimpinan, mengingat capaian elektoral Golkar Jabar yang meningkat dalam beberapa pemilu terakhir.

"Jadi sebenarnya sebagian besar pengurus dan juga para ketua DPD Kabupaten/Kota masih berharap Pak Ace Hasan itu untuk memimpin kembali Golkar Jawa Barat," tegasnya.

"Dukungan itu juga dilandasi dari hasil Pileg, di mana kursi Partai Golkar itu naik. DPR RI naik dari 14 menjadi 16 kursi. Kemudian DPRD Provinsi dari 17 menjadi 19 kursi, DPRD kabupaten kota dari 194 menjadi 207 kursi," jelas Iswara.

Menurut Iswara, kepastian tidak majunya Ketua DPD Golkar Jabar Ace Hasan ini disampaikan saat menggelar buka bersama dengan kader Partai Golkar di Jawa Barat. Ditambah, DPP lebih membutuhkan sosok Ace Hasan ini di tingkat pusat.

"Pak Ace Hasan selain jadi Ketua DPD Partai Golkar Jabar juga adalah Gubernur Lemhannas dan beliau juga adalah wakil ketua umum dan beliau ternyata lebih dibutuhkan di Jakarta di pusat. Jadi Ketua Umum meminta Pak Ace ini untuk lebih fokus di Pusat," kata dia.

Editorial Team