59 Ribu Orang Diprediksi Mudik Lewat Bandara Husein Sastranegara

Bandung, IDN Times - Puncak arus mudik di Bandara Husein Sastranegara Bandung diprediksi akan terjadi pada H-2 lebaran atau Kamis (20/4/2023).
Executive General Manager Bandara Husein Sastranegara Indra Crisna Seputra mengatakan, jumlah penumpang diperikiakan akan meningkat lima persen dibandingkan tahun lalu.
Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak bandara telah mempersiapkan berbagai skema agar arus mudik dan balik bagi penumpang tetap aman dan nyaman.
“Untuk keamanan kami menambah penebalan keamanan baik barang dan manusia dibantu TNI/Polri. Keselamatan kami juga melakukan perbaikan marka keselamatan di runway dan inspeksi keselamatan penerbangan di sisi udara,” kata Indra ditemui di Bandara Husein Sastranegara, Jumat (14/4/2023).
1. Pembukaan rute baru tambah jumlah penumpang

Dia menuturkan, tahun lalu jumlah penumpang yang datang mencapai 56 ribu. Dengan prediksi kenaikan, jumlah penumpak ditaksir bakal mencapai 59 ribu. Lonjakan penumpang itu terjadi dikarenakan telah dibukanya rute penerbangan baru di Bandara Husein Sastranegara yakni dari Batam dan Makassar.
“Diprediksi tahun ini terjadi peningkatan karena kami ada penambahan rute Batam dan Makassar yang sebelumnya hanya Kualanamu, Denpasar, Balikpapan, dan Yogjakarta. Itu potensi lonjakan penumpang,” tuturnya.
2. Ada 22 pesawat masuk dan keluar dalam sehari selama masa Lebaran

Ia menjelaskan, untuk arus mudik, puncak keramaian di Bandara Husein Sastranegara diprediksi akan terjadi pada H-2 lebaran. Dalam sehari, kata Indra, ada 18 – 20 pesawat yang take off dan landing di Bandara Husein Sastranegara. Namun di masa angkutan lebaran, jumlah itu meningkat hingga 22 pesawat.
“Normalnya setelah ada rute baru mencapai 18-20 per hari movement penerbangan dengan penumpang 1.900-2.000 dan diprediksi nanti mencapai 22 pesawat dan 2.300 penumpang,” terangnya.
3. Kualanamu dan Denpasar jadi tujuan favorit

Adapun rute penerbangan yang masih jadi favorit di Bandara Husein Sastranegara sendiri diketahui adalah rute Bandung - Kualanamu dan Bandung - Denpasar.
“Masih dipegang Kualanamu dan Denpasar, Denpasar ada empat penerbangan dan Kualanamu ada dua penerbangan,” imbuhnya.



















