Comscore Tracker

Alami Trauma, Anak-anak Terdampak Longsor Sumedang Rehabilitasi Mental

Data siswa terdampak belum akurat 

Sumedang, IDN Times - Anak-anak korban longsor Sumedang yang selamat saat ini tertampung di pos-pos pengungsian. Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang belum memiliki data korban longsor secara pasti.

Data sementara, jumlah korban mengalami luka sebanyak 25 orang, meninggal dunia sebanyak 25 orang, belum ditemukan sebanyak 15 orang dan 1020 orang mengungsi. Data tersebut bisa berubah lantaran masih ada korban belum ditemukan dan banyak warga yang memilih mengungsi ke rumah kerabatnya.

1. Disdik belum punya data siswa terdampak longsor

Alami Trauma, Anak-anak Terdampak Longsor Sumedang Rehabilitasi MentalKadisdik Kabupaten Sumedang, Agus Wahidin. (IDN Times/Bagus F)

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Agus Wahidin mengatakan, data siswa terdampak longsor masih dalam proses pendataan. Data tersebut nantinya akan diakomodir untuk ditindaklanjut.

"Kami sudah melakukan beberapa langkah yang pertama pendataan SMP sudah selesai. Total anak SMP yang terdampak ada 33 siswa. SD sedang didata hari ini, nanti sore selesai. Paud juga demikian," kata Agus saat ditemui, Sabtu (16/1/2021).

2. Sekolah diliburkan untuk siswa terdampak longsor

Alami Trauma, Anak-anak Terdampak Longsor Sumedang Rehabilitasi MentalSejumlah siswa mengikuti kegiatan sekolah tatap muka (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Agus menyampaikan, sementara ini Disdik tidak akan memberlakukan kegiatan belajar mengajar terlebih dahulu terhadap siswa terdampak longsor. Namun demikian, Disdik tetap akan memonitor perkembangan siswa terdampak di pos pengungsian.

"Anak anak dengan kondisi trauma begini jangan dipaksakan untuk belajar. Guru-guru sudah ada yang turun. Jadi untuk langkah kami di tempat pengungsian kami terjunkan pengampu untuk membimbing," kata Agus.

3. Trauma healing untuk anak terdampak longsor

Alami Trauma, Anak-anak Terdampak Longsor Sumedang Rehabilitasi MentalAnak-anak terdampak longsor Sumedang mengikuti trauma healing. (IDN Times/Bagus F)

Menurut Agus, yang terpenting saat ini adalah mengembalikan kembali mental siswa terdampak longsor. Disdik akan menggandeng kampus UPI untuk melakukan trauma healing kepada anak di posko pengungsian.

"kita bekejasama untuk pendidikan UPI untuk trauma healing. Jadi terapi terhadap kejiwaan mereka. Yang penting mentalnya utuh dulu. Kejiwaan mereka jauh lebih penting," sebut Agus.

4. Bantuan fasilitas pendidikan tengah disiapkan

Alami Trauma, Anak-anak Terdampak Longsor Sumedang Rehabilitasi MentalIlustrasi Pembelajaran Jarak Jauh (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Selanjutnya, jika data siswa PAUD, SD SMP sudah terkumpul, Disdik akan menyalurkan sejumlah bantuan berupa fasilitas pendidikan. Saat ini, bantuan dari berbagai lembaga sudah masuk dan terkumpul di kantor Kecamatan Cimanggung. Bantuan itu akan disalurkan sampai data korban sudah akurat

"Kami dengan data yang kami susun ini, akan mengupayakan bantuan-bantuan lain. Kami sudah siapkan beberapa bantuan dari Disdik, Pemda ataupun dari pemerintah pusat. Hari ini kita sudah terkumpul sedikitnya kurang lebih ada 400 paket," pungkasnya.

Baca Juga: Pencarian Korban Longsor Sumedang Diperpanjang Tiga Hari

Baca Juga: Dua Jam Tertimbun, Polisi Kisahkan Lolos dari Maut Longsor Sumedang

Baca Juga: Atalia Kamil Beri Bantuan Beasiswa Kuliah Anak Korban Longsor Sumedang

Topic:

  • Bagus F
  • Yogi Pasha

Berita Terkini Lainnya