5 MBTI yang Doyan Riset Sebelum Beli Barang, Selalu Teliti!

- INTJ memulai dengan menentukan kebutuhan utama dan membuat keputusan berdasarkan data yang masuk akal.
- ISTJ membaca detail produk, melihat reputasi merek, dan setia pada standar pribadi dalam proses pembelian.
- INTP menikmati proses riset, terkadang terjebak terlalu lama di tahap riset karena sudut pandangnya beragam.
Sebelum membeli barang, tidak semua orang bisa langsung yakin hanya karena rekomendasi singkat. Ada tipe yang justru merasa harus tahu segalanya dulu, mulai dari spesifikasi sampai pengalaman orang lain. Proses ini memang memakan waktu, tetapi bagi mereka keputusan jadi terasa lebih aman.
Dalam MBTI, beberapa tipe kepribadian punya kebiasaan riset mendalam sebelum mengeluarkan uang. Mereka senang membandingkan, membaca ulasan, lalu menimbang untung ruginya dengan tenang.
Penasaran siapa saja mereka? Ini lima MBTI yang gak pernah asal beli dan selalu riset barang terlebih dahulu.
1. INTJ

INTJ biasanya memulai dengan menentukan kebutuhan utama. Setelah itu, mereka menyusun daftar pilihan lalu membandingkannya satu per satu. Setiap keputusan dibuat berdasarkan data yang terasa masuk akal.
Bagi INTJ, membeli barang adalah investasi jangka panjang. Mereka rela menunggu lebih lama demi pilihan yang dianggap paling efisien. Sikap ini membuat mereka jarang menyesal setelah membeli.
2. ISTJ

ISTJ punya pendekatan yang rapi dan terstruktur. Mereka membaca detail produk, melihat reputasi merek, lalu mengecek ulasan pengguna. Semua informasi itu disusun sebelum akhirnya memutuskan.
ISTJ juga setia pada standar pribadi. Jika suatu barang tidak memenuhi kriteria, mereka langsung mengeliminasi tanpa ragu. Cara ini membuat proses belanja terasa lebih terkendali.
3. INTP

INTP menikmati proses riset sebagai bagian yang menyenangkan. Mereka tertarik membongkar spesifikasi teknis dan membandingkan fitur tersembunyi. Semakin kompleks informasinya, semakin mereka penasaran.
Namun, INTP juga bisa terjebak terlalu lama di tahap riset. Pilihan terasa menarik semua karena sudut pandangnya beragam. Meski begitu, keputusan akhirnya biasanya cukup matang.
4. ESTJ

ESTJ riset dengan tujuan jelas. Mereka ingin barang yang praktis dan sesuai fungsi, tanpa drama. Karena itu, mereka fokus pada performa dan keandalan.
Setelah mendapatkan data yang cukup, ESTJ cepat mengambil keputusan. Mereka tidak suka berlarut-larut terlalu lama. Hasilnya, barang yang dibeli biasanya langsung dipakai tanpa ragu.
5. INFJ

INFJ terlihat santai, tetapi pertimbangannya cukup dalam. Mereka membaca ulasan untuk memahami pengalaman orang lain. Dari situ, mereka menilai apakah barang tersebut cocok secara emosional dan fungsional.
INFJ juga memikirkan dampak jangka panjang. Mereka ingin barang yang terasa nyaman dan selaras dengan nilai pribadi. Karena itu, proses riset dilakukan dengan penuh perasaan.
Kebiasaan riset sebelum membeli barang bukan soal ribet atau berlebihan. Bagi beberapa MBTI, langkah ini justru membuat keputusan terasa lebih tenang. Saat barang akhirnya dibeli, rasa puas pun datang tanpa banyak penyesalan.


















