Ramadan Jadi Momentum Perkuat Literasi Asuransi Syariah Keluarga

- Survei Jakpat menunjukkan 52% responden Muslim menambah anggaran Ramadan, mayoritas untuk zakat, infak, sedekah, dan kebutuhan keluarga, mencerminkan kesadaran finansial yang meningkat.
- FWD Insurance mendorong literasi asuransi syariah dengan produk seperti Asuransi Bebas Handal dan FWD Berkah Pendidikan yang dirancang sesuai prinsip syariah dan kebutuhan keluarga modern.
- Melalui program FWD Vodcast Ramadan bertema 'Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya', perusahaan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perlindungan finansial berbasis nilai dan keyakinan.
Bandung, IDN Times – Ramadan sering menjadi momen refleksi bagi banyak keluarga, termasuk dalam mengatur keuangan. Survei Future Insights into Ramadan and Eid 2025 dari Jakpat menunjukkan 52 persen responden Muslim menyiapkan anggaran lebih besar selama Ramadan dibandingkan bulan biasa.
Mayoritas anggaran tersebut digunakan untuk zakat, infak, dan sedekah (82 persen), kebutuhan makanan Ramadan dan Lebaran (75 persen), buka puasa bersama (66 persen), belanja (62 persen), hingga mudik (37 persen). Tren ini dinilai mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam merencanakan pengeluaran selama bulan suci.
Melihat kondisi tersebut, PT FWD Insurance Indonesia mendorong peningkatan literasi asuransi syariah sebagai bagian dari perencanaan keuangan keluarga yang lebih berkelanjutan.
1. Kesiapan finansial harus dipersiapkan

Direktur sekaligus Chief Technology & Operations Officer FWD Insurance, Slamet Riyoso, mengatakan Ramadan sering menjadi waktu bagi keluarga untuk berhenti sejenak dan mengevaluasi kesiapan finansial mereka.
Menurut dia, asuransi berbasis prinsip syariah dapat menjadi bagian dari perencanaan risiko yang dikelola secara transparan dan berlandaskan prinsip berbagi risiko.
“Dalam konteks tersebut, asuransi dengan prinsip syariah dapat menjadi bagian dari perencanaan risiko yang dikelola berdasarkan prinsip syariah dan transparansi,” ujar Slamet dalam keterangan tertulis diterima IDN Times, Jumat (12/3/2026).
2. Hadirkan produk perlindungan berbasis syariah

FWD Insurance menghadirkan sejumlah solusi perlindungan jiwa dan kesehatan yang dikelola sesuai prinsip syariah. Produk tersebut dirancang agar mudah dipahami sekaligus relevan dengan kebutuhan keluarga modern.
Salah satunya Asuransi Bebas Handal, produk asuransi kesehatan syariah dengan kontribusi mulai Rp75 ribu per bulan. Produk ini memberikan manfaat rawat inap akibat penyakit atau cedera dengan pertanggungan hingga Rp100 juta per tahun.
Selain itu ada FWD Berkah Pendidikan, asuransi dwiguna syariah yang memberikan manfaat dana pendidikan ketika anak memasuki usia 18 tahun. Produk ini juga menyediakan perlindungan finansial jika orang tua mengalami risiko seperti meninggal dunia, cacat tetap total, atau penyakit kritis.
3. Edukasi literasi lewat vodcast Ramadan

Selain menghadirkan produk perlindungan, FWD Insurance juga memperluas literasi keuangan melalui konten edukatif. Pada Ramadan 2026, perusahaan menghadirkan program FWD Vodcast Ramadan bertema “Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya”.
Program tersebut menghadirkan Ahmad Risyad bersama ayahnya, dr. Muhammad bin Ali. Percakapan dalam vodcast ini membahas tanggung jawab finansial keluarga serta pentingnya mempersiapkan perlindungan yang sesuai nilai dan keyakinan.
“Melalui pendekatan yang sederhana, kami ingin membantu masyarakat melihat asuransi syariah sebagai bagian dari perencanaan hidup yang utuh,” kata Slamet.

















