Payfazz Comeback, Bidik Tren Cuan dari HP untuk Tambah Penghasilan

- Payfazz resmi comeback dengan fokus baru menangkap tren ‘cuan dari HP’, menawarkan peluang usaha digital mudah diakses bagi masyarakat, terutama ibu rumah tangga dan pelaku UMKM kecil.
- Kampanye ‘Gosok Cuan dari HP’ diluncurkan untuk menarik pengguna baru lewat gamifikasi transaksi, cashback hingga Rp200 ribu, serta fitur interaktif yang bikin pengalaman bisnis lebih seru.
- Payfazz menegaskan komitmen memperluas inklusi keuangan digital bagi masyarakat belum terjangkau layanan formal, membuka akses usaha mandiri berbasis teknologi yang praktis dan fleksibel.
Bandung, IDN Times - Di tengah tren masyarakat yang makin aktif mencari penghasilan tambahan, Payfazz resmi kembali hadir. Brand yang sebelumnya dikenal luas sebagai layanan keuangan digital untuk agen kini kembali menjadi identitas utama dari Fazz Agen, dengan fokus baru: menangkap tren “cuan dari HP” yang makin diminati masyarakat.
Kembalinya Payfazz bukan sekadar pergantian nama. Langkah ini jadi strategi baru perusahaan untuk memperkuat posisinya sebagai enabler ekonomi digital, sekaligus membuka peluang usaha yang lebih mudah diakses masyarakat luas—terutama ibu rumah tangga, pemilik warung, hingga pelaku UMKM kecil.
Lewat pendekatan yang lebih sederhana dan dekat dengan kebutuhan sehari-hari, Payfazz ingin menunjukkan bahwa mencari penghasilan tambahan kini tak selalu butuh modal besar. Cukup bermodal handphone, pengguna sudah bisa mulai menjalankan usaha digital dari rumah.
1. Tangkap tren side hustle yang kian naik

Di tengah tekanan ekonomi yang terus berubah, tren side hustle atau mencari penghasilan tambahan makin populer di masyarakat. Banyak orang kini mulai mencari cara praktis untuk menambah pemasukan tanpa harus keluar dari pekerjaan utama.
Melihat perubahan ini, Payfazz hadir menawarkan model usaha yang fleksibel dan mudah dijalankan hanya lewat handphone. Tanpa perlu modal besar atau pengalaman bisnis sebelumnya, pengguna bisa langsung memulai usaha dengan menjual berbagai layanan digital yang sudah akrab dipakai masyarakat setiap hari.
Mulai dari pulsa dan paket data, token listrik PLN, hingga transfer uang, seluruh layanan itu dirancang sebagai produk dengan kebutuhan tinggi dan transaksi berulang. Artinya, peluang cuan yang ditawarkan bukan hanya cepat, tapi juga berpotensi berkelanjutan.
Model bisnis seperti ini dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Selain mudah dijalankan, jenis usaha yang ditawarkan juga dekat dengan kebutuhan harian, sehingga peluang transaksi dinilai lebih stabil dan realistis untuk dijalankan sebagai pemasukan tambahan.
2. Bikin cari cuan lebih seru

Sebagai bagian dari momentum comeback, Payfazz juga meluncurkan kampanye bertajuk “Gosok Cuan dari HP”. Kampanye ini dirancang untuk menarik pengguna baru sekaligus mendorong mereka lebih cepat aktif bertransaksi.
Lewat kampanye ini, Payfazz tak hanya menawarkan peluang usaha digital, tapi juga mencoba membuat pengalaman memulai bisnis terasa lebih ringan dan menarik sejak awal. Pengguna baru berkesempatan mendapatkan berbagai keuntungan, mulai dari cashback hingga Rp200 ribu, fitur gosok-gosok berhadiah di setiap transaksi, proses registrasi yang praktis, sampai benefit tambahan lewat referral code dari KOL favorit.
Strategi ini mengandalkan pendekatan gamifikasi, di mana transaksi harian dibuat terasa lebih interaktif lewat fitur “gosok-gosok”. Jadi, setiap transaksi bukan cuma aktivitas jual beli biasa, tapi juga membuka peluang reward tambahan secara langsung.
Pendekatan ini sengaja dirancang untuk membuat pengalaman transaksi terasa lebih engaging, sekaligus meningkatkan partisipasi pengguna baru. Dengan cara ini, Payfazz ingin mendorong masyarakat melihat bahwa memulai usaha digital kini bisa dilakukan dengan cara yang lebih santai, simpel, dan tetap menguntungkan.
3. Terus perluas inklusi keuangan digital

Di balik comeback ini, Payfazz membawa misi yang lebih besar dari sekadar rebranding. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk memperluas inklusi keuangan digital di Indonesia, terutama bagi masyarakat yang selama ini belum sepenuhnya terjangkau layanan keuangan formal.
Melalui dukungan teknologi digital dan jaringan distribusi yang luas, Payfazz ingin membuka akses yang lebih mudah agar lebih banyak masyarakat bisa ikut terlibat dalam ekonomi digital. Fokusnya adalah segmen yang selama ini kerap luput dari akses layanan keuangan formal, seperti ibu rumah tangga, pemilik usaha kecil, hingga masyarakat di level akar rumput.
Produk Marketing Manager Payfazz, Laras Sulistya Pangestika, mengatakan kebutuhan masyarakat untuk mencari penghasilan tambahan terus meningkat, terutama dari kelompok yang membutuhkan akses usaha yang lebih praktis dan fleksibel.
“Kami melihat kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan penghasilan tambahan terus meningkat, terutama dari segmen yang selama ini belum sepenuhnya terjangkau layanan keuangan formal. Melalui kembalinya Payfazz dan kampanye ‘Gosok Cuan dari HP’, kami ingin menunjukkan bahwa memulai usaha kini bisa semudah dari handphone, dengan proses yang praktis, fleksibel, dan potensi hasil yang dapat dirasakan cepat,” ujar Laras.
Ke depan, Payfazz menegaskan akan terus fokus menghadirkan layanan keuangan digital yang mudah diakses, relevan dengan kebutuhan sehari-hari, dan mampu membantu lebih banyak masyarakat membuka peluang usaha mandiri.
Dengan kembalinya Payfazz, tren “cuan dari HP” kini tak lagi sekadar jargon. Perusahaan ingin menjadikannya peluang usaha yang nyata, sederhana, dan bisa dimulai siapa saja—langsung dari genggaman.

















