Bandung, IDN Times - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku khawatir dengan dampak pemadaman listrik yang beberapa kali terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Meski pelayanan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung masih dapat berjalan normal berkat dukungan sistem cadangan listrik, gangguan pasokan listrik dinilai berpotensi menimbulkan kerugian bagi pelaku usaha, terutama sektor usaha kecil dan menengah.
Farhan mengatakan, sejumlah layanan pemerintahan sejauh ini tidak mengalami gangguan berarti karena telah didukung sistem power backup yang memadai. Selain itu, konsumsi listrik di lingkungan pemerintahan juga disebut semakin efisien dibandingkan sebelumnya.
Namun, kondisi berbeda dialami para pelaku usaha yang aktivitas produksinya sangat bergantung pada pasokan listrik yang stabil. Menurut Farhan, pemadaman yang terjadi berulang kali bisa berdampak langsung terhadap keberlangsungan usaha dan pendapatan pelaku usaha.
"Saya memang sangat khawatir dengan suplai listrik yang tersendat-sendat, terutama untuk para pengusaha kelas kecil ke menengah yang sangat terganggu," ujar Farhan, Senin (22/6/2026).
