Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Volume Kendaraan di Jabar Naik Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
ilustrasi mudik dengan motor (pexels.com/Arif Syuhada)
  • Volume kendaraan di Jawa Barat meningkat sejak 14 Maret 2026, dengan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 Idulfitri dan kondisi lalu lintas masih terpantau aman terkendali.
  • Data Dishub Jabar menunjukkan lonjakan signifikan di jalur arteri Nagreg hingga tol Cipularang dan Padaleunyi, dengan persentase kenaikan kendaraan mencapai lebih dari 20 persen di beberapa ruas.
  • Jumlah penumpang transportasi umum seperti bus dan kereta api turut naik, sementara bandara dan ASDP mencatat penurunan jumlah penumpang menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
13 Maret 2026

Jumlah penumpang di Terminal Tipe A mencapai 20.633 orang, naik 16,95 persen dari hari sebelumnya. Di Terminal Tipe B tercatat 9.511 penumpang dengan kenaikan 1,5 persen. Penumpang kereta jarak jauh DAOP I berjumlah 25.819 orang, naik 12,57 persen; sedangkan Commuter DAOP I turun 8,83 persen menjadi 543.500 penumpang.

14 Maret 2026

Volume kendaraan di Jawa Barat mulai meningkat menjelang puncak arus mudik Lebaran. Terjadi kecelakaan beruntun di ruas Bandung–Garut dan genangan air di Cileunyi.

16 Maret 2026

Kepala Dishub Jabar Dhani Gumelar menyatakan arus mudik terpantau ramai lancar dan aman. Volume kendaraan di jalur Nagreg mencapai sekitar 16.000 unit arah timur, menandai dimulainya puncak arus mudik Lebaran 2026 secara bertahap.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Volume kendaraan di Jawa Barat meningkat menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, disertai lonjakan penumpang di terminal, tol, dan moda transportasi lainnya.
  • Who?
    Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar bersama jajaran Dishub Provinsi Jawa Barat memantau pergerakan kendaraan dan penumpang selama periode mudik.
  • Where?
    Peningkatan terjadi di berbagai titik Jawa Barat, termasuk ruas Tol Bocimi, Cipularang, Padaleunyi, jalur arteri Nagreg, Terminal Tipe A dan B, serta beberapa bandara daerah.
  • When?
    Kenaikan volume kendaraan mulai terpantau sejak Sabtu, 14 Maret 2026, dengan laporan kondisi terbaru disampaikan pada Senin, 16 Maret 2026.
  • Why?
    Peningkatan terjadi karena masyarakat mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal menjelang puncak arus Lebaran yang diperkirakan jatuh pada H-3 Idulfitri 2026.
  • How?
    Kendaraan meningkat bertahap di jalur utama dan tol; Dishub mencatat lonjakan hingga puluhan ribu unit per hari. Arus lalu lintas masih terpantau ramai lancar meski sempat ada insiden kecelakaan dan genangan air.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak mobil dan motor di Jawa Barat sekarang karena orang mau pulang kampung buat Lebaran. Pak Dhani dari Dishub bilang jalan ramai tapi masih aman. Ada kecelakaan sedikit di Bandung-Garut dan air di Cileunyi. Di Nagreg banyak mobil banget, juga banyak orang naik bus dan kereta. Sekarang semua lagi sibuk mudik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Peningkatan volume kendaraan dan penumpang di berbagai moda transportasi menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan kesiapan infrastruktur dan koordinasi yang baik di Jawa Barat. Meski terjadi insiden kecil dan kendala cuaca, arus lalu lintas tetap terpantau ramai lancar serta aman, mencerminkan pengelolaan transportasi yang tertib dan terkendali oleh pihak berwenang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Volume kendaraan di Jawa Barat mulai mengalami peningkatan jelang puncak arus mudik lebaran yang diprediksi akan terjadi pada H-3 Idulfitri 2026. Berdasarkan catatan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat, kenaikan kendaraan terjadi sejak Sabtu (14/3/2026).

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar mengatakan, arus mudik di Jawa Barat secara umum terpantau ramai lancar dan aman, meskipun sempat terjadi insiden kecelakaan beruntun di ruas Bandung-Garut serta kendala genangan air di Cileunyi, Sabtu kemarin.

Sementara itu, volume kendaraan di jalur arteri seperti Nagreg mulai menunjukkan peningkatan signifikan mencapai 16.000 unit kendaraan arah Timur, yang didominasi pemudik dengan barang bawaan tambahan dari luar Bandung Raya.

"Itu menandai dimulainya puncak arus mudik Lebaran 2026 secara bertahap namun tetap terkendali," kata Dhani, Senin (16/3/2026).

1. Beberapa ruas jalan tol mengalami peningkatan kendaraan

ilustrasi mudik (unsplash.com/Carl Kho)

Berdasarkan simpul transportasi, Dhani mengatakan, pada Terminal Tipe A, jumlah total penumpang di tanggal 13 Maret 2026 sebesar 20.633 penumpang. Jumlah itu menandakan adanya kenaikan penumpang sebesar 2.990 dari tanggal sebelumnya atau sebesar 16,95 persen.

"Kemudian pada Terminal Tipe B jumlah total penumpang di hari yang sama sebesar 9.511 penumpang, artinya kenaikan penumpang dengan jumlah 71 penumpang dari tanggal sebelumnya sebesar 1,5 persen," ucapnya.

Sementara itu di ruas jalan Tol Bocimi, total kendaraan yang masuk dan keluar sebanyak 25.668 kendaraan dan 25.743 kendaraan. Total kendaraan yang masuk tol Bocimi mengalami peningkatan sebesar 5,65 persen atau 24.292 kendaraan dibandingkan hari sebelumnya.

Sedangkan kendaraan yang keluar melewati ruas Tol Bocimi mengalami peningkatan sebesar 4,24 persen atau 24.696 kendaraan dibandingkan hari sebelumnya.

"Ruas Jalan Tol Cipularang, total kendaraan yang masuk dan keluar pada hari yang sama sebanyak 54.759 kendaraan dan 52.456 kendaraan, mengalami peningkatan sebesar 20,65 persen atau 45.404 kendaraan," kata Dhani.

2. Pemudik juga mulai berdatangan menggunakan kereta api

Ilustrasi mudik. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Kemudian, ruas Tol Cipularang mengalami peningkatan sebesar 7,43 persen atau 48.830 kendaraan dibandingkan hari sebelumnya. Ruas Jalan Tol Padaleunyi, kendaraan yang masuk dan keluar ada 190.324 kendaraan dan 202.852 kendaraan, jumlah kendaraan yang masuk tol Padaleunyi mengalami peningkatan sebesar 4,6 persen atau 181.959 kendaraan.

"Keluar melewati ruas Tol Padaleunyi mengalami peningkatan sebesar 6,94 persen atau 189.684 kendaraan atau dibandingkan hari sebelumnya," ucap Dhani.

Untuk Kereta Api, jumlah total penumpang Jarak Jauh DAOP I di 13 Maret 2026 sebesar 25.819 penumpang, adanya kenaikan penumpang dengan jumlah 2.884 penumpang dari tanggal sebelumnya sebesar 12,57 persen.

"Jumlah total penumpang kereta api Comuter DAOP I tanggal yang sama sebesar 543.500 penumpang, adanya penurunan jumlah penumpang dengan jumlah 52.636 penumpang dari tanggal sebelumnya atau sebesar 8,83 persen," kata Dhani.

Jumlah total penumpang kereta api jarak jauh pada stasiun di wilayah DAOP II juga mencapai 25.287 penumpang, menandakan peningkatan penumpang dengan jumlah 5.664 penumpang dari tanggal sebelumnya atau sebesar 28,86 persen.

3. Bandara masih sepi pemudik

Ilustrasi mudik (IDN Times/Auriga Agustina)

Dhani menambahkan, jumlah total penumpang Bandar Udara Nusawiru, Kabupaten Pangandaran pada periode yang sama sebesar 26 penumpang, artinya mengalami penurunan penumpang sebanyak delapan orang dari tanggal sebelumnya sebesar 23,53 persen.

"Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, jumlah total sebesar 44 penumpang dan pada hari sebelumnya tidak ada penerbangan. Sedangkan pada Bandara BIJB Kertajati tidak terdapat penerbangan," kata dia.

Untuk jumlah total penumpang ASDP adanya penurunan penumpang dengan jumlah 423 penumpang dari tanggal sebelumnya sebesar 40,66 persen.

Editorial Team