Bandung, IDN Times – Kasus penyekapan dan penganiayaan perempuan yang terjadi di Kabupaten Bandung turut menjadi perhatian Pemerintah Kota Bandung. Meski lokasi kejadian berada di luar wilayah administrasinya, Wali Kota Bandung, M Farhan, memastikan pengawasan terhadap kos-kosan dan kontrakan di Kota Bandung terus dilakukan melalui sistem pendataan digital berbasis kewilayahan.
Menurut Farhan, pendekatan yang digunakan bukan razia, melainkan memastikan seluruh penghuni kos menjadi bagian dari data kependudukan di lingkungan tempat tinggalnya.
