Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tol Bocimi Bakal Tembus Padalarang, Anggaran Rp7,7 Triliun Disetujui!
Tol Bocimi (IDN Times/dok Trans Jabar Tol)
  • Pemerintah menyetujui anggaran Rp7,7 triliun dengan skema tahun jamak untuk melanjutkan Tol Bocimi dari Sukabumi hingga Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.
  • Pembangunan Tol Bocimi Seksi 3 kembali dipacu setelah kendala pembebasan lahan berangsur teratasi, dengan target dapat difungsikan saat mudik Lebaran 2027.
  • Sambungan tol menuju Padalarang diharapkan mengurangi keterisolasian transportasi selatan Jawa Barat, memperlancar mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Sukabumi dan sekitarnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemerintah sudah menyetujui uang Rp7,7 triliun untuk membuat Tol Bocimi sampai Padalarang di Bandung Barat. Tol ini dari Sukabumi akan jadi lebih panjang. Seksi 3 sedang dikebut setelah masalah tanah mulai membaik. Heri Gunawan berharap jalan tol itu bisa dipakai saat Lebaran 2027. Tol ini diharapkan membuat perjalanan warga lebih mudah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Persetujuan anggaran tahun jamak Rp7,7 triliun memberi kepastian baru bagi kelanjutan Tol Bocimi hingga Padalarang. Seiring hambatan pembebasan lahan yang disebut mulai teratasi, target pengoperasian Seksi 3 pada Lebaran 2027 membuka harapan akses yang lebih lancar bagi mobilitas warga serta penguatan aktivitas ekonomi Sukabumi dan kawasan sekitarnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sukabumi, IDN Times - Warga Sukabumi bersiaplah! Pemerintah resmi menyetujui kucuran dana jumbo senilai Rp7,7 triliun untuk merampungkan tol impian yang bakal menyambungkan wilayah Sukabumi hingga tembus ke Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Berikut deretan informasi terkait rencana perpanjangan jalur Tol Bocimi-Padalarang.

1. Seksi 3 Tol Bocimi ditargetkan beroperasi lebaran 2027

Tol Bocimi (IDN Times/Siti Fatimah)

Progres pembangunan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 menunjukkan babak baru yang makin positif. Meski sebelumnya sempat tersendat masalah pembebasan lahan, proyek infrastruktur strategis nasional ini kini dipacu pembangunannya agar bisa segera dinikmati masyarakat, bahkan ditargetkan siap difungsikan pada momen mudik Lebaran 2027.

Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Anggota Komisi II DPR RI, Heri Gunawan. Menurutnya, hambatan pembebasan lahan yang sempat menjadi ganjalan utama kini berangsur teratasi dengan baik.

"Sebenarnya kan sudah jadi sampai ke Seksi 3. Walaupun kemarin sempat ada kendala pembebasan lahan, sekarang kayaknya sudah mulai baik. Diharapkan tembus, harapan kita sih Lebaran ini sudah bisa dipakai," ujar Heri Gunawan, Jumat (31/7/2026).

2. Siapkan anggaran multi-years, tol bakal tembus sampai Bandung Barat

Tol Bocimi (IDN Times/dok Trans Jabar Tol)

Politisi yang akrab disapa Hergun ini mengungkapkan, berdasarkan persetujuan tingkat pusat, jalur bebas hambatan tersebut tidak hanya berhenti di wilayah Sukabumi Barat. Proyek ini diproyeksikan akan terus berlanjut hingga tembus ke kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Untuk merampungkan mega proyek ini, kucuran dana jumbo senilai Rp7,7 triliun telah disetujui pemerintah dengan skema pembiayaan tahun jamak (multi-years).

"Dari Seksi 3 kemarin berdasarkan persetujuan dari Pak Presiden, itu akan tembus langsung sampai ke Padalarang. Anggarannya kurang lebih Rp7,7 triliun ya, sudah disetujui. Anggaran itu kan bersifat multi-years," jelasnya.

3. Dorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antarwilayah

Tol Bocimi (IDN Times/dok Trans Jabar Tol)

Dengan hadirnya sambungan tol hingga Padalarang, Hergun optimis keterisolasian transportasi di wilayah selatan Jawa Barat ini akan segera teratasi. Ia menilai, konektivitas yang semakin lancar akan menjadi kunci utama dalam menggenjot mobilitas warga sekaligus memacu roda perekonomian lokal.

“Kehadiran akses tol yang memadai, kami yakini akan memberikan dampak signifikan bagi percepatan mobilitas masyarakat serta dorongan bagi pertumbuhan ekonomi kawasan Sukabumi dan sekitarnya,” pungkasnya.

Editorial Team

Related Article