Bandung, IDN Times - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq membeberkan alasan mengapa tidak ada daerah yang mendapatkan penghargaan atau predikat Adipura di tahun 2025. Pemerintah daerah sampai saat ini dinilai masih banyak yang belum memenuhi kategori dalam pengelolaan sampah.
Hanif mengatakan, ada beberapa daerah yang sebelumnya digadang-gadang mampu meraih penghargaan bergengsi tersebut. Seiring berjalannya waktu, ternyata masih ditemukan banyak sampah yang belum terkelola dengan baik, salah satu di antaranya Kota Surabaya.
"Surabaya yang kami gadang-gadang Adipura, begitu kita ke Benowo itu sampah TPS liarnya hampir di sebagian besar. Begitu kita keluar kota sedikit kotornya juga perlu diperbaiki,"
"Kami ke Balikpapan, ternyata begitu kami ke luar dari jalan protokol masuk ke kampung-kampung 100 meter, kondisinya sama, kurang lebih sama dengan kota-kota yang lain," kata Hanif di Bandung, Sabtu (28/2/2026).
