Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sudah 2.123 Jenazah Dikuburkan di TPU Cikadut Khusus COVID-19

Sudah 2.123 Jenazah Dikuburkan di TPU Cikadut Khusus COVID-19
Pemakaman jenazah pasien COVID-19 di TPU Cikadut meningkat. IDN Times/Debbie Sutrisno
Share Article

Bandung, IDN Times - Jumlah jenazah yang meninggal akibat virus corona (COVID-19) dan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Cikadut, Kota Bandung, terus bertambah. Berdasarkan data, jenazah yang dimakamkan di TPU Cikadut khusus COVID-19 telah mencapai 2.123. Namun, dari total jenazah itu ada 196 jenazah yang telah dipindahkan keluarga atau ahli waris dengan berbagai alasan.

Kepala UPT Pemakaman Wilayah 3 Kota Bandung Sumpena mengatakan, dengan pengambilan itu artinya ada 1.927 lubang jenazah yang sekarang terisi sejak pandemik COVID-19.

"Lahan yang kami sedikan di TPU ada 20 ribu meter yang sudah dipakai 7.708 meter," kata Sumpena ditemui di TPU Cikadut, Senin (28/6/2021).

1. Penambahan jenazah di Cikadut bisa sampai 50 per hari

Pemakaman di TPU Cikadut, Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno
Pemakaman di TPU Cikadut, Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

Sumpena mengatakan, dalam beberapa hari ini penambahan jeanzah meninggal akibat COVID-19 dan dimakamkan di TPU Cikadut memang meningkat. Per harinya bisa ada 30 hingga 50 jenazah yang masuk.

"Ini belum seminggu. Tapi sekarang saja sampai siang sudah ada 20. Belum sore dan malam misal masuk nanti 15. Itu juga kalau anak-anak engga lelah (memakamkan)," ungkap Sumpena.

2. Varian virus corona baru ada di Bandung sangat memungkinkan

lanskap.unitri.ac.id
lanskap.unitri.ac.id

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yana Mulyana mengatakan, jumlah orang yang dimakamkan ini belum merupakan fenomena gunung es pandemik COVID-19 di Bandung. Jumlah kasus orang terpapar dan aktif masih bertambah setiap harinya bahkan melebihi rata-rata harian sebelum Lebaran 2021.

Dia pun meminta masyarakat lebih taat menjalankan protokol kesehata terlebih sekarang ada varian delta yang disebut lebih cepat menyebar dibandingkan varaian virus corona yang awal ditemukan.

"belum ada karena genomenya. Tapi meskipun itu kan curiga, penyebarannya berbeda tapi kita harus kajian medis juga. Insy Allah kita semua sehat," papar Yana ditemui di Cikadut.

3. Kasus aktif bertambah 311 orang

Tenaga kesehatan memakai Alat Pelindung Diri (APD) mengambil tes swab dari pekerja pabrik tepung, di tengah penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di desa Moriya pinggiran kota Ahmedabad, India, Senin (14/9/2020) (ANTARA FOTO/REUTERS/Amit Dave)
Tenaga kesehatan memakai Alat Pelindung Diri (APD) mengambil tes swab dari pekerja pabrik tepung, di tengah penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di desa Moriya pinggiran kota Ahmedabad, India, Senin (14/9/2020) (ANTARA FOTO/REUTERS/Amit Dave)

Berdasarkan data laman covid19.bandung.go.id angka kasus baru per Senin bertambah 311 orang. Jumlah ini melonjak tiga kali lipat dalam sebulan terakhir di mana biasanya hanya ada penambahan sekitar 100 orang.

Sedangkan kasus aktif naik 58 sehingga total ada 2.304 orang yang tengah terpapar virus ini. Sementara itu jumlah orang yang sembuh bertambah 249 sehingga seluruhnya ada 20.946.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
Debbie Sutrisno
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha

Latest News Jawa Barat

See More

Tak Hanya Ekonomi, Pemberdayaan Masyarakat Kini Menyentuh Lingkungan

05 Jun 2026, 20:12 WIBNews