Sebelumnya, siswa yang jatuh dari lantai dua sekolah juga terjadi di SMA 2 Bandung bulan lalu. Dua orang siswa laki-laki yang jatuh dari lantai 2 gedung sekolah terjadi saat jam istirahat. Kondisi saat kecelakaan terjadi, para guru dan staf sedang melaksanakan kegiatan syukuran di ruang guru.
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Humas SMAN 2 Bandung Asep Suryanto mengatakan, kedua anak tersebut terjatuh karena terpeleset saat duduk pada tembok pengaman di lantai dua. Tembok pembatas sengaja memiliki tinggi di atas perut anak SMA untuk mengantisipasi terjadi kecelakaan dan lebih aman.
"Anak-anak sedang duduk mungkin terpeleset, duduk di tembok pembatas karena itu dalam SOP SMA 2 itu tinggi tembok sudah disesuaikan dengan keselamatan anak-anak. Tinggi tembok satu meter anak anak sampai di atas perut," kata dia.