Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rutan Bandung Perketat Penggeledahan Tamu, Petugas Dilarang Pungli
Ilustrasi pungli (IDN Times/Istimewa)
  • Rutan Kelas I Bandung memperketat pemeriksaan tamu dan barang bawaan untuk mencegah penyelundupan barang terlarang ke lingkungan rutan.
  • Karutan Mashuri Alwi menegaskan seluruh layanan rutan gratis dan melarang petugas melakukan pungutan liar kepada keluarga atau tamu tahanan.
  • Petugas diwajibkan menjalankan penggeledahan humanis, prosedur pengeluaran tahanan, serta deteksi dini; pelanggaran akan dikenai sanksi dan dilaporkan ke instansi terkait.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
9 September 2026

Kepala Rutan Kelas I Bandung, Mashuri Alwi, menegaskan seluruh pelayanan gratis dan meminta petugas tidak melakukan pungutan liar kepada tamu tahanan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Rutan Kelas I Bandung memperketat penggeledahan badan dan barang tamu serta melarang pungutan liar dalam seluruh layanan kunjungan tahanan dan warga binaan.
  • Who?
    Kepala Rutan Kelas I Bandung Mashuri Alwi, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Farid, petugas pengamanan, tamu tahanan, serta warga binaan dan narapidana terlibat dalam kebijakan ini.
  • Where?
    Kebijakan pemeriksaan ketat diterapkan di Rutan Kelas I Bandung, terutama pada setiap pintu masuk dan area pelayanan bagi tamu yang menjenguk.
  • When?
    Penegasan kebijakan disampaikan Mashuri Alwi pada Rabu, 9 September 2026. Pelaksanaannya berlangsung di lingkungan Rutan Kelas I Bandung.
  • Why?
    Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyelundupan barang terlarang, menjaga keamanan dan ketertiban rutan, serta memastikan pelayanan kunjungan berlangsung tanpa biaya atau pungutan liar.
  • How?
    Petugas diminta meningkatkan pemeriksaan secara ketat dan humanis, menjalankan administrasi pengeluaran tahanan secara sah, melakukan deteksi dini, serta menjatuhkan sanksi bagi pelanggar prosedur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rutan Bandung sekarang memeriksa tamu lebih ketat saat mereka datang menjenguk tahanan. Petugas ingin mencegah barang terlarang masuk. Mashuri bilang semua layanan gratis dan petugas tidak boleh minta uang. Farid minta petugas tetap sopan saat memeriksa. Petugas yang melanggar aturan akan diberi hukuman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pengetatan pemeriksaan yang tetap humanis di Rutan Bandung menunjukkan upaya menyeimbangkan keamanan dengan pelayanan yang adil bagi pengunjung. Penegasan layanan gratis, kewajiban prosedur yang sah, serta budaya saling mengingatkan memperkuat akuntabilitas petugas dan membantu menutup celah penyelundupan maupun pungutan liar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandung tengah memperketat pemeriksaan tamu tahanan yang hendak menjenguk warga binaan atau narapidana. Langkah tersebut dilakukan guna mengurangi praktik penyelundupan barang dari luar ke dalam sel.

Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Bandung, Mashuri Alwi juga meminta agar petugas pengamanan tetap berpegang terhadap aturan, tidak melakukan tindakan pungutan liar (Pungli) kepada para tamu tahanan yang datang.

"Segala bentuk pelayanan di Rutan Kelas I Bandung adalah gratis. Tidak dipungut biaya apapun. Saya minta seluruh jajaran menjunjung tinggi hal ini," ujar Mashuri, Rabu (9/9/2026).

1. Minta semua petugas perketat pemeriksaan di semua titik

Ilustrasi pungli. (IDN Times/Sukma Shakti)

Kemudian, Ia mengingatkan agar petugas bisa selalu berhati-hati dalam bertindak dan membangun budaya saling mengingatkan antar rekan. Hal ini dinilai penting untuk menjaga soliditas dan keselamatan bersama dalam bertugas.

Sementara itu Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Farid menghimbau agar penggeledahan badan dan barang dilakukan secara lebih ketat dan humanis. Dia menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lingkungan Rutan.

"Keamanan adalah prioritas utama. Perketat pemeriksaan di setiap pintu masuk agar tidak ada celah penyelundupan," kata Farid.

2. Petugas pengamanan diminta ikuti prosedur

Ilustrasi Rutan (IDN Times/Yuda Almerio)

Farid juga mengingatkan kepada para petugas pengamanan Rutan agar tetap bisa menempuh prosedur saat hendak melakukan pengeluaran tahanan dan warga binaan pemasyarakatan. Proses administrasi pun harus dilakukan dengan cara yang sah.

"Semua prosedur kewaspadaan serta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di Rutan Kelas I Bandung harus dilakukan dengan baik oleh petugas pengamanan, agar meminimalisir terjadinya penyelundupan dan lainnya," kata dia.

3. Petugas yang melanggar peraturan akan disanksi

Ilustrasi penjara (IDN Times/Mia Amalia)

Petugas yang kedapatan melakukan pelanggaran dan tidak mengikuti semua prosedur yang berlaku, kata Farid akan diberikan penindakan dan sanksi sesuai prosedur yang berlaku. Hal itu juga nantinya akan dilaporkan ke Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat.

"Petugas pengamanan yang tidak menerapkan prosedur dengan baik, kami akan berikan sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku," ucapnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article