Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    Running for Impact: ITB Ultra Marathon 2026 Tak Sekadar Lari 180 Km
    Running for Impact: ITB Ultra Marathon 2026 Tak Sekadar Lari 180 Km. Dok ITB
    • ITB Ultra Marathon 2026 diikuti 5.216 pelari ultra dan 2.237 peserta Fun Run, menempuh rute Jakarta-Bandung 180 kilometer dengan batas waktu 38 jam.
    • Tema Running for Impact diwujudkan lewat lima Water Ultra Filter berkapasitas 2.400 liter per jam, untuk warga dan isi ulang pelari sekaligus mengurangi botol plastik.
    • Hasil kegiatan mendukung Dana Lestari ITB untuk beasiswa dan riset; keselamatan diperkuat melalui GPS tracker, marshal, tim medis, ambulans, serta perlengkapan malam wajib.
    This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
    ITB Ultra Marathon 2026 mulai dari Jakarta ke Bandung. Ada 5.216 pelari yang menempuh 180 kilometer, sendiri atau bergantian. Mereka punya waktu 38 jam. Panitia memasang lima alat penyaring air untuk warga dan pelari. Uang kegiatan membantu beasiswa dan riset ITB. Sekarang pelari dijaga dengan alat pelacak, petugas, dan tim medis.
    This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
    ITB Ultra Marathon 2026 menunjukkan bagaimana kegiatan olahraga dapat menjadi ruang kolaborasi yang lebih luas. Antusiasme peserta, keterlibatan mahasiswa dan pelaku UMKM, serta dukungan berbagai pihak berjalan beriringan dengan pemasangan filter air dan pengelolaan keselamatan yang diperkuat. Dengan demikian, lintasan 180 kilometer turut menghubungkan semangat berlari dengan manfaat yang dapat dirasakan di sepanjang rute.
    This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

    Bandung, IDN Times - ITB Ultra Marathon 2026 kembali digelar dengan membawa misi lebih dari sekadar perlombaan lari jarak jauh. Mengusung tema Running for Impact, ajang yang menempuh rute Jakarta-Bogor-Puncak-Cimahi-Bandung sepanjang 180 kilometer ini turut membawa program sosial dan pemberdayaan masyarakat di sepanjang jalur.

    Bendera start dikibarkan di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Senayan, Jakarta, pada Jumat (16/10/2026) pukul 21.00 WIB. Sebanyak 5.216 pelari individu dan relay memulai perjalanan menuju garis finis di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Ganesha Nomor 10, Bandung.

    Ketua Pelaksana ITB Ultra Marathon 2026, Suhanto, mengatakan jumlah peserta tahun ini meningkat signifikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

    "Pelari yang terlibat, termasuk lonjakan dari 3.697 ke 5.216 peserta, kehadiran kategori Korporasi, serta ribuan pelari ITB UM Fun Run 2026 di Bandung, melampaui target kami. Semua ini bukan sekadar angka, melainkan wujud nyata kolaborasi besar antara pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, dan para mitra yang bergerak bersama supaya setiap pelari sampai di rumah dengan selamat," ujar Suhanto.

    1. Diikuti 5.216 pelari dan melewati rute 180 kilometer

    Running for Impact: ITB Ultra Marathon 2026 Tak Sekadar Lari 180 Km. Dok ITB

    ITB Ultra Marathon 2026 memberikan pilihan kepada peserta untuk mengikuti kategori individu sepanjang 180 kilometer atau relay yang terdiri dari dua, empat, delapan, hingga 16 orang. Dengan sistem relay, jarak 180 kilometer tersebut dapat dibagi menjadi beberapa bagian dengan jarak sekitar 11 kilometer untuk setiap pelari.

    Tahun ini, jumlah peserta kategori Ultra Marathon mencapai 5.216 orang. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya diikuti 3.697 peserta. Jumlah peserta semakin besar jika digabungkan dengan ITB Ultra Fun Run 2026 yang diikuti 2.237 orang. Dengan demikian, total peserta seluruh rangkaian ITB Ultra Marathon 2026 mencapai 7.453 orang.

    Seluruh kategori bahkan telah mencapai kuota atau sold out sebelum batas akhir pendaftaran. Selain kategori Publik/Umum, Alumni ITB, Mahasiswa ITB, dan Intervarsity, penyelenggara tahun ini juga memperkenalkan klasifikasi Korporasi.

    Kategori tersebut diperuntukkan bagi peserta individu maupun tim yang berasal dari perusahaan, BUMN, perusahaan swasta, maupun lembaga atau instansi pemerintah yang sama. Para pelari memiliki waktu maksimal 38 jam untuk menyelesaikan perjalanan dari Jakarta menuju Bandung. Mereka harus melewati dua malam sebelum mencapai garis finis di Kampus ITB.

    2. Bukan cuma lari, ada filter air minum di sepanjang rute

    Running for Impact: ITB Ultra Marathon 2026 Tak Sekadar Lari 180 Km. Dok ITB

    Konsep Running for Impact juga diwujudkan melalui program sosial yang manfaatnya ditinggalkan bagi masyarakat di sepanjang rute. Salah satunya melalui pemasangan lima unit Water Ultra Filter di sekolah, fasilitas kesehatan, rumah ibadah, dan fasilitas umum yang berada di sekitar jalur perlombaan.

    Teknologi tersebut menggunakan IGW Membran Ultrafiltrasi yang dikembangkan oleh Guru Besar ITB Prof. I Gede Wenten bersama Ganesh Osmotech. Teknologi tersebut memadukan empat tahap pengolahan air dalam satu alat dengan kapasitas mencapai 2.400 liter per jam.

    Selain digunakan masyarakat, fasilitas tersebut menjadi titik isi ulang air minum bagi pelari yang melintas. Dengan begitu, penggunaan botol plastik sekali pakai selama perlombaan diharapkan dapat ditekan.

    Program tersebut dijalankan Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) ITB bersama Komisariat ITB Ultra, Ikatan Alumni ITB, serta mitra CSR. Pengelola lokal juga mendapatkan pelatihan agar fasilitas tersebut tetap dapat dimanfaatkan masyarakat setelah perlombaan selesai.

    "Kami ingin jejak ITB Ultra Marathon 2026 tidak hilang bersama pelari. Lari ini memang selesai di garis finis, tetapi manfaatnya tetap tinggal di sepanjang rute sehingga warga bisa terus menikmati air bersih yang layak minum," kata Suhanto.

    Rektor ITB Prof. Tatacipta Dirgantara mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya kampus agar kegiatan olahraga juga memberikan dampak bagi masyarakat.

    "Pelari berlari 180 kilometer menuju Ganesha. Hasilnya kembali ke ITB lewat Dana Lestari untuk menjaga keberlanjutan kampus, dan sampai ke masyarakat lewat teknologi karya dosen kami yang kini menghasilkan filter air minum di sepanjang rute. Inilah wujud kampus yang terus berlari bersama masyarakat," ungkapnya.

    3. Dana lomba disalurkan untuk beasiswa hingga riset

    Running for Impact: ITB Ultra Marathon 2026 Tak Sekadar Lari 180 Km. Dok ITB

    Dampak ITB Ultra Marathon 2026 juga diarahkan ke keberlanjutan kampus melalui Dana Lestari ITB. Hasil kegiatan tersebut akan disalurkan untuk mendukung keberlanjutan institusi, termasuk kebutuhan beasiswa dan riset di lingkungan ITB.

    Penyelenggara juga melibatkan mahasiswa dan mahasiswi dalam pelaksanaan kegiatan. Sementara di area finis, panitia menghadirkan bazar UMKM untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal.

    Sejumlah kebutuhan perlombaan seperti medali, tas lipat, dan jersey juga memberdayakan produk lokal. Dari sisi keamanan, panitia menyiagakan sekitar 525 GPS tracker yang digunakan pelari individu maupun anggota tim relay. Posisi peserta dapat dipantau secara langsung melalui layanan live tracking yang dibagikan melalui media sosial resmi @itbultra.

    Panitia juga melibatkan sekitar 160 marshal dari komunitas warga lokal, serta bekerja sama dengan Yayasan Atlas Medical Pioneer (AMP) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan. Race Director ITB Ultra Marathon 2026, Ahmad Shalahuddin Zulfa, mengatakan aspek keselamatan menjadi salah satu perhatian utama karena sebagian besar rute menggunakan jalan umum yang tetap terbuka untuk kendaraan.

    "Ultra Marathon itu soal bertahan, tetapi tidak ada yang boleh bertahan sendirian. Tahun ini, kami memasang tracker pada setiap tim relay dan pelari individu, serta memperkuat dukungan marshal dan tim medis, terutama pada malam hari. Target kami sangat sederhana: race happy, no injury, finish strong," ujarnya.

    Untuk menghadapi kondisi malam hari, peserta diwajibkan menggunakan lampu kedip dan reflektor. Panitia juga menambah personel marshal di sejumlah titik rawan serta menyiagakan ambulans mobil dan motor sepanjang rute.

    Curated For You

    Editorial Team

    Related Article