Bandung, IDN Times - Program dokter masuk desa di kawasan terpencil yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengalami beberapa tantangan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat pun membeberkan beberapa tantangan tersebut.
Program yang digagas dengan menggandeng Universitas Padjadjaran (Unpad) ini ditargetkan dapat menempatkan 200 dokter untuk desa dengan masalah kesehatan tinggi serta aksesibilitas terbatas.
Hanya saja, dalam kenyataannya, Kepala Dinkes Jawa Barat, Vini Adiani Dewi mengatakan, sejak 2025 lalu hingga saat ini baru 60 dokter yang sudah ditempatkan.
"Tahun kemarin ada 37 orang. Tahun ini (bertambah) jadi 60 orang. Memang tidak mudah ternyata, mencari dokter yang mau bekerja di desa," ujar Vini, Senin (6/7/2026).
