Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Literasi Blockchain Makin Didorong demi Menyiapkan Talenta Digital

Literasi Blockchain Makin Didorong demi Menyiapkan Talenta Digital
ilustrasi blockchain (pexels.com/Morthy Jameson)
Intinya Sih
  • Perkembangan blockchain dan Web3 mendorong kebutuhan talenta digital di seluruh Indonesia, dengan pemerataan akses edukasi menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing nasional di era ekonomi digital.
  • Upbit Indonesia dan BlockDevId menggelar seminar serta workshop di UIN A.M. Sangadji, menghadirkan praktik langsung pengembangan smart contract dan edukasi pentingnya pemahaman aset kripto sebelum berinvestasi.
  • Upbit Indonesia berkomitmen memperluas kolaborasi dengan kampus, komunitas, dan regulator guna memperkuat ekosistem talenta blockchain serta membuka peluang karier baru bagi generasi muda di berbagai daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandung, IDN Times - Perkembangan teknologi blockchain dan Web3 dinilai membuka peluang baru bagi talenta digital Indonesia. Seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi tersebut di berbagai sektor, kebutuhan akan sumber daya manusia yang memahami blockchain, aset digital, hingga teknologi terdesentralisasi juga terus bertambah.

Kondisi itu membuat pengembangan talenta digital dipandang tidak hanya menjadi kebutuhan industri, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan daya saing Indonesia di era ekonomi digital. Pemerataan akses terhadap edukasi pun menjadi salah satu faktor yang dinilai penting.

Potensi talenta digital disebut tidak hanya berasal dari kota-kota besar, tetapi juga tersebar di berbagai daerah. Karena itu, berbagai pihak mulai memperluas kegiatan edukasi agar lebih banyak generasi muda memperoleh pemahaman mengenai teknologi blockchain dan Web3.

Salah satu upaya tersebut dilakukan Upbit Indonesia bersama BlockDevId melalui Seminar Literasi Keuangan dan Teknologi Blockchain serta Workshop Pengembangan Smart Contract di Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji pada 22–23 Juni 2026. Kegiatan ini turut didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku sebagai bagian dari upaya memperluas literasi aset digital dan pengembangan talenta blockchain di Indonesia bagian timur.

1. Edukasi dinilai perlu menjangkau lebih banyak daerah

Upaya Perluas Literasi Blockchain Dinilai Penting untuk Siapkan Talent (Dok. Upbit)
Upaya Perluas Literasi Blockchain Dinilai Penting untuk Siapkan Talent (Dok. Upbit)

Seminar tersebut diikuti sekitar 120 mahasiswa dan peserta umum. Dalam kegiatan itu, OJK Provinsi Maluku menyampaikan materi mengenai pentingnya perlindungan konsumen dalam ekosistem aset keuangan digital, sementara Upbit Indonesia membahas perkembangan industri aset digital, teknologi blockchain, serta peluang karier di era Web3.

CEO Upbit Indonesia, Resna Raniadi, mengatakan Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pemain utama dalam ekonomi digital kawasan. Namun, menurutnya, potensi tersebut perlu didukung oleh pemerataan akses pendidikan agar talenta dari berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

"Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pemain penting dalam ekonomi digital di kawasan. Namun, potensi tersebut perlu didukung oleh talenta yang memahami teknologi blockchain dan mampu beradaptasi dengan perkembangan industri. Karena itu, kami percaya bahwa edukasi harus dapat diakses secara lebih merata, termasuk oleh mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia," ujar Resna, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Sabtu (4/7/2026).

2. Industri blockchain membutuhkan talenta dari berbagai bidang

ilustrasi blockchain (pexels.com/The First)
ilustrasi blockchain (pexels.com/The First)

Selain seminar, Upbit Indonesia bersama BlockDevId juga menggelar workshop pengembangan smart contract. Peserta memperoleh pengalaman praktik secara langsung, mulai dari memahami konsep blockchain, membuat Web3 wallet, hingga mengembangkan aplikasi sederhana berbasis smart contract menggunakan bahasa pemrograman Solidity.

Resna menilai masih banyak anggapan bahwa industri blockchain hanya membutuhkan tenaga pengembang atau developer. Padahal, seiring berkembangnya ekosistem aset digital, kebutuhan tenaga kerja juga meluas ke bidang kepatuhan (compliance), manajemen risiko, keamanan siber, analis bisnis, pemasaran digital, hingga pengembangan komunitas.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar memahami karakteristik aset kripto sebelum memutuskan berinvestasi. "Sebelum berinvestasi, penting untuk memahami bahwa aset kripto merupakan salah satu instrumen investasi yang memiliki peluang sekaligus risiko. Keputusan investasi yang baik selalu dimulai dari pemahaman yang cukup, bukan sekadar mengikuti tren atau informasi yang sedang viral," kata Resna.

3. Kolaborasi akan terus diperluas

Upaya Perluas Literasi Blockchain Dinilai Penting untuk Siapkan Talent (Dok. Upbit)
Upaya Perluas Literasi Blockchain Dinilai Penting untuk Siapkan Talent (Dok. Upbit)

Upbit Indonesia menilai edukasi blockchain tidak hanya bertujuan memperkenalkan aset digital sebagai instrumen investasi, tetapi juga membuka wawasan mengenai berbagai peluang karier yang lahir dari perkembangan teknologi tersebut. Dengan meningkatnya adopsi blockchain di berbagai sektor, kompetensi di bidang ini diperkirakan akan semakin dibutuhkan pada masa mendatang.

Karena itu, perusahaan berkomitmen memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi, komunitas, regulator, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem talenta digital di Indonesia.

"Kami percaya bahwa pertumbuhan industri yang sehat harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, Upbit Indonesia akan terus memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi, komunitas, regulator, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan edukasi yang lebih inklusif, sehingga semakin banyak talenta muda Indonesia yang siap mengambil peran dalam membangun ekosistem blockchain yang inovatif dan bertanggung jawab," kataResna.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana

Latest News Jawa Barat

See More