Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bukan di Majalaya, Nadira Mahasiswa Telkom University Belum Ditemukan

Bukan di Majalaya, Nadira Mahasiswa Telkom University Belum Ditemukan
Seorang mahasiswi Telkom University bernama Nadira Az-Zahra dilaporkan hilang. IDN Times/Istimewa
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Keluarga Nadira Az-Zahra, mahasiswi Telkom University yang hilang sejak 1 Juli 2026, menegaskan bahwa ia belum ditemukan dan tidak berada di Majalaya seperti kabar yang beredar.
  • Informasi soal keberadaan Nadira di Majalaya ternyata berasal dari pendengar radio yang menyampaikan hasil penerawangan, bukan pertemuan langsung, sehingga menyebabkan kesalahpahaman publik.
  • Keluarga bersama polisi terus mencari Nadira dengan menelusuri rekaman CCTV sekitar kampus Telkom University serta meminta bantuan provider untuk melacak riwayat komunikasi terakhirnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandung, IDN Times - Keluarga Mahasiswi Telkom University, berinisial Nadira Az-Zahra yang dinyatakan hilang sejak Rabu (1/7/2026) membantah keberadaannya di Majalaya. Pihak keluarga memastikan, Nadira saat ini masih belum ditemukan.

Perwakilan keluarga Nadira, Budi Purwana pun sudah mengecek langsung soal informasi yang menyatakan ada di wilayah Majalaya, dan ternyata tidak ditemukan.

"Belum, masih pencarian," ujar Budi Purwana, saat dihubungi, Sabtu (4/7/2026).

1. Informasi di Majalaya hanya dari penerawangan pendengar radio

Ilustrasi orang hilang. (Dok. iStock)
Ilustrasi orang hilang. (Dok. iStock)

Kabar yang menyatakan keberadaan di Majalaya bermula dari informasi seorang pendengar radio yang mengaku melihat Nadira. Informasi itu, kemudian berkembang dan disalahartikan seolah-olah Nadira telah ditemukan.

"Terakhir ada informasi dari sebuah radio yang mengumumkan berita kehilangan, kemudian ada respons dari pendengar yang menyatakan melihat N di bibinya. Nah, informasi itu yang dianggap sebagai kenyataannya, padahal ternyata hanya informasi penerawangan dari pendengar radio saja," kata Budi.

2. Polisi pun melakukan cross check dan ternyata hanya penerawangan saja

ilustrasi orang hilang (unsplash.com/Ehimetalor Akhere Unuabona)
ilustrasi orang hilang (unsplash.com/Ehimetalor Akhere Unuabona)

Budi mengatakan, keluarga sempat berupaya menelusuri identitas pengirim informasi tersebut. Setelah ditelusuri, yang bersangkutan mengaku informasi itu bukan berdasarkan pertemuan langsung, melainkan hasil penerawangan.

"Saya bilang ke polisi ada info ini tapi belum konfirmasi. Kamimengejar siapa pendengarnya, di mana, ngomongnya lewat chat kemudian dibacakan penyiar sehingga persepsinya berbeda. Setelah ditemukan pendengarnya, ternyata maksudnya bukan melihat langsung, tapi menurut penerawangan, semacam paranormal," ucapnya.

Meski begitu, keluarga tetap mendatangi wilayah Majalaya untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Namun, hasil pencarian tidak menemukan keberadaan Nadira.

"Saya sudah menelusuri sampai ke Majalaya, enggak ada apa-apa di sana," katanya.

3. Keluarga masih mencari keberadaan Nadira

ilustrasi orang hilang (pexels.com/Ron Lach)
ilustrasi orang hilang (pexels.com/Ron Lach)

Saat ini, keluarga masih terus melakukan berbagai upaya pencarian. Budi mengatakan, titik terakhir yang diketahui adalah saat Nadira menggunakan ojek online menuju kampus Telkom University.

Keluarga kini berupaya menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar kampus, untuk mengetahui arah pergerakan N setelah tiba di lokasi.

"Kemarin ke Tel-U ya, karena titik terakhir ada kontak itu di sekitar Tel-U. Lalu kamicoba sisir CCTV, pergi ke mana, sama siapa, mudah-mudahan ada tanda dari CCTV itu," katanya.

Selain itu, keluarga juga berencana meminta bantuan penyedia layanan telekomunikasi untuk menelusuri riwayat komunikasi N sebelum dinyatakan hilang.

"Kamijuga mau ke (perusahaan) provider untuk meminta bantuan melacak percakapan dia dengan siapa," katanya.

Budi mengatakan, laporan orang hilang telah disampaikan keluarga ke Polrestabes Bandung pada 1 Juli 2026. Hingga kini, pencarian masih dilakukan bersama aparat kepolisian dan berbagai pihak.

"Kami sangat menghargai setiap bantuan yang diberikan berbagai pihak, termasuk dalam hal penyebaran informasi yang akurat," ujarnya.

Nadira meninggalkan rumah pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB dengan tujuan kampus Telkom University. Saat itu, dia mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana jeans hitam, kerudung krem, serta membawa tas ransel warna krem berisi laptop, tablet, dan telepon seluler.

Nadira memiliki tinggi sekitar 165 sentimeter, berat badan sekitar 55 kilogram, berkulit sawo matang cenderung putih, dan berambut lurus. Dia merupakan mahasiswa Telkom University Fakultas Ilmu Terapan (FIT) Program Studi Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC) angkatan 2025.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana

Latest News Jawa Barat

See More