Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Ingatkan Praja IPDN soal Ancaman Adu Domba Asing
Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo mengingatkan lulusan IPDN bahwa kekayaan Indonesia sejak lama menarik pihak asing, termasuk melalui upaya memecah belah masyarakat berdasarkan suku, agama, ras, etnis, dan golongan.
  • Prabowo menekankan pemerintahan yang unggul, efisien, disiplin, antikorupsi, cinta tanah air, dan mengutamakan rakyat diperlukan agar Indonesia kuat, makmur, serta mandiri tanpa diatur pihak asing.
  • Ia meminta praja IPDN mewujudkan layanan hidup layak bagi rakyat dan mempersiapkan kepemimpinan pusat-daerah dalam 25 tahun, saat Indonesia diproyeksikan menjadi ekonomi keempat terbesar dunia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
selama ratusan tahun

Prabowo mengatakan Indonesia menjadi sasaran bangsa lain yang ingin mengambil kekayaannya. Ia menyebut para pemimpin Indonesia juga diadu domba melalui politik pecah belah.

29 Juli 2026

Prabowo menyampaikan peringatan tentang ancaman adu domba asing saat melantik calon Pamong Praja Muda IPDN Angkatan ke-33 di Jatinangor. Ia meminta lulusan IPDN mengantisipasi ancaman tersebut dan membangun pemerintahan yang unggul serta tidak korup.

saat ini

Prabowo mengatakan Indonesia ingin menjadi negara maju, mandiri, dan tidak diatur atau didikte bangsa lain. Ia juga mengklaim sektor ekonomi Indonesia telah berprogres ke arah yang baik.

25 tahun lagi

Prabowo menyatakan pakar dunia meramalkan Indonesia akan menjadi ekonomi keempat terbesar di dunia, melampaui Prancis, Jerman, dan Inggris.

Selama 25 tahun mendatang

Prabowo berharap praja muda IPDN menduduki jabatan penting di pemerintahan pusat dan daerah serta menjalankan pemerintahan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto mengingatkan calon Pamong Praja Muda IPDN tentang ancaman adu domba oleh negara asing dan meminta mereka membangun pemerintahan yang unggul, efisien, disiplin, serta tidak korup.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan kepada calon Pamong Praja Muda lulusan IPDN Angkatan ke-33 tahun 2026.
  • Where?
    Arahan disampaikan di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
  • When?
    Sambutan disampaikan pada Rabu, 29 Juli 2026, dalam pelantikan calon Pamong Praja Muda IPDN Angkatan ke-33.
  • Why?
    Prabowo menyatakan kekayaan Indonesia sejak lama menjadi sasaran bangsa lain dan masyarakat perlu mewaspadai upaya memecah belah berdasarkan suku, agama, ras, etnis, dan golongan.
  • How?
    Prabowo meminta para praja baru mengutamakan kepentingan rakyat, cinta tanah air, dan menjalankan pemerintahan pusat maupun daerah untuk mendukung Indonesia yang mandiri, maju, dan sejahtera.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Presiden Prabowo berbicara kepada lulusan baru IPDN di Sumedang. Ia bilang negara lain bisa mencoba membuat orang Indonesia bertengkar supaya mudah diatur. Ia meminta para praja baru bekerja jujur, disiplin, dan sayang Indonesia. Sekarang, Prabowo ingin Indonesia maju, rakyat aman, tidak lapar, bisa sekolah, dan mendapat rumah sakit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pelantikan praja muda IPDN menjadi ruang penegasan peran generasi baru pemerintahan dalam menjaga persatuan dan mengutamakan kepentingan rakyat. Penekanan pada disiplin, integritas, pelayanan publik, serta kemandirian nasional menggambarkan harapan bahwa calon pemimpin daerah dan pusat dapat mengambil bagian dalam cita-cita Indonesia yang lebih aman, sejahtera, dan modern.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung soal intervensi asing ke Indonesia. Hal ini ia sampaikan dalam sambutan pelantikan calon Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan ke-33 tahun 2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).

Prabowo menyampaikan, Indonesia merupakan negara keempat terbesar di dunia, dengan luas wilayah setara dengan 27 negara Eropa. Kekayaan alamnya pun sangat besar hingga membuat beberapa negara lain mencoba mengambilnya.

"Karena kekayaan itu, negara kita selama ratusan tahun menjadi sasaran bangsa-bangsa lain. Mereka datang untuk mengambil kekayaan kita," ujar Prabowo dalam sambutannya.

1. Presiden singgung soal divide et impera

Presiden Prabowo Subianto (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Prabowo pun menyinggung soal negara-negara asing yang mencoba mengadu domba masyarakat Indonesia. Sehingga, dia meminta agar lulusan IPDN ini bisa memahami hal tersebut dan bisa mengantisipasinya.

"Saudara-saudara, banyak pemimpin kita selama ratusan tahun diadu domba. Divide et impera (pecah belah dan berkuasa) adalah hukum mereka, ilmu mereka. Pecah belah antara suku, agama, ras, kelompok etnis, dan golongan," kata dia.

Menurutnya, untuk menjadi negara yang kuat dan berhasil, diperlukan pemerintahan dalam negeri yang unggul, efisien, disiplin, dan terpenting tidak korup, cinta tanah air, serta mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan lainnya.

"Dengan pemerintahan yang demikian, sejarah manusia mengajarkan bahwa negara akan berhasil, bangsa menjadi makmur, dan rakyat menjadi sejahtera," ucapnya.

2. Indonesia ingin menjadi negara maju dengan Berdikari

Presiden Prabowo Subianto melantik 1.204 Pamong Praja Muda Institut Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026 (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Prabowo pun menyinggung soal cita-cita besar Indonesia kepada para paraja baru IPDN. Dia mengatakan, Indonesia saat ini ingin menjadi negara maju yang terdiri di atas kaki sendiri tanpa adanya cawe-cawe asing.

"Saudara-saudara sekalian, cita-cita besar kita adalah menjadikan Indonesia negara maju dan modern, negara yang mandiri, berdiri di atas kaki sendiri, tidak diatur bangsa lain, tidak didikte bangsa lain, dan tidak ditipu bangsa lain," katanya.

Dia pun berharap masyarakat bisa hidup dengan baik dan sejahtera. Setiap warga negara merasa aman, memperoleh penghasilan yang layak dan cukup, dan tidak ada yang lapar.

"Tidak ada anak Indonesia yang tidak bisa sekolah. Tidak ada warga negara yang tidak mendapatkan pelayanan rumah sakit saat memerlukannya. Tidak ada rakyat yang tidak tinggal di rumah yang layak," tuturnya.

3. Klaim cita-cita sudah diambang keberhasilan

Tangkap layar (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Semua cita-cita tersebut, kata Prabowo, merupakan pekerjaan yang harus dicapai oleh seluruh praja baru IPDN. Dia pun mengklaim, sektor ekonomi di Indonesia saat ini sudah berprogres ke arah yang baik.

"Cita-cita besar itu berada di ambang keberhasilan. Semua pakar dunia meramalkan bahwa 25 tahun lagi Indonesia akan menjadi ekonomi keempat terbesar di dunia, berada di atas Prancis, Jerman, dan Inggris," katanya.

Selama 25 tahun mendatang, Prabowo berharap para praja muda IPDN bisa menduduki jabatan-jabatan penting di pemerintahan, baik pusat dan daerah.

"Dua puluh lima tahun yang akan datang, Saudara-saudara yang akan menjalankan pemerintahan yang sesungguhnya. Sebagian dari Saudara akan menjadi gubernur. Mungkin di antara Saudara akan berdiri di podium ini," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article