Bandung, IDN Times - Konflik agraria antara petani penggarap dan pihak perkebunan di Pangalengan, Kabupaten Bandung, kembali memanas. Seorang petani sekaligus pengurus Aliansi Petani Pangalengan, Alvan, mengaku menjadi korban dugaan penculikan dan pengeroyokan saat berupaya membantu petani lain yang tengah berselisih dengan sekelompok orang di lahan garapan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (28/10/2026) di Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan. Persoalan ini diduga berkaitan dengan sengketa penguasaan lahan dan status Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan. Sejumlah petani pun meminta pemerintah turun tangan untuk menyelesaikan konflik yang telah berlangsung lama.
"Setelah itu, saya dipaksa masuk ke mobil tanpa diberi kesempatan untuk berbicara," kata Alvan kepada wartawan di kantor LBH Bandung, Kota Bandung, Jumat (30/10/2026).
