Ilustrasi bobotoh Persib. (IDN Times/Debbie Sutrisno)
Meski begitu, Dedi mengimbau kepada para Bobotoh agar tidak merayakan kemenangan ini secara berlebihan. Dia meminta agar tetap mengutamakan ketertiban umum dan tidak membuat adanya kecelakaan lalu lintas.
"Ya, euforianya jangan berlebihan. Jaga keamanan, jaga ketertiban, kemudian jangan sampai ada kecelakaan. Persib juara bobotoh-nya harus selamat," ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jabar, Heri Antasari mengungkapkan, rencana perayaan Persib juara akan dipusatkan di kawasan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Namun sebelum itu, Heri menyebut ada wacana digelarnya konvoi dari Gedung Sate menuju GBLA.
"Pada intinya masih dirapatkan bagaimana persiapannya terkait acara keramaiannya di GBLA. Tapi sebelum ke GBLA, akan diterima dulu di Gedung Sate, jadi nanti ada perjalanan (konvoi) dari Gedung Sate ke GBLA," ungkap Heri, belum lama ini.
"Tapi itu masih dirapatkan, karena belum melibatkan kepolisian dan keamanan, mengenai rute dan lain-lain, termasuk juga teknis lainnya," sambungnya.
Menurut Heri, perayaan jika Persib juara kali ini akan berbeda dengan perayaan saat Maung Bandung juara Liga 1 musim 2023/2024 lalu. Sebab, Persib telah menorehkan sejarah yang patut diapresiasi.
"Saya kira sama, tapi diubah sedikit teknisnya, karena banyak hal yang berbeda juga dengan tahun lalu, karena banyak sejarah dalam juara back to back ini, lebih lengkapnya (tanya) di PT PBB," kata Heri.