Bandung, IDN Times - Kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto oleh mantan Kapolri, Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo memunculkan berbagai spekulasi, termasuk dugaan adanya upaya makar. Namun, Guru Besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof. Muradi Clark, menilai dugaan tersebut belum mengarah ke makar.
Menurut Muradi, informasi yang terungkap sejauh ini lebih menunjukkan adanya kepentingan politik tertentu. Ia melihat dugaan penyadapan tersebut lebih berkaitan dengan upaya memetakan kelemahan lawan politik.
"Sampai hari ini prosesnya belum sampai ke arah makar ya. Kalau makar kan ada banyak, misalnya katakanlah dia membahayakan keselamatan dan sebagainya, kan belum. Karena informasi yang digunakan bersifat untuk lawan politik," kata Muradi saat dihubungi, Rabu (4/11/2026).