Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemprov Gerak Cepat Perbaiki Jembatan Cipager yang Tergerus Banjir

Pemprov Gerak Cepat Perbaiki Jembatan Cipager yang Tergerus Banjir
Kondisi Sungai Cipager di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pascabanjir bandang

Bandung, IDN Times - Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat bergerak cepat menangani pondasi Jembatan Cipager di Kabupaten Cirebon yang tergerus akibat banjir bandang Sungai Cipager. Langkah awal yang telah dilakukan adalah penutupan sementara jembatan kecil yang biasa digunakan kendaraan roda dua demi keamanan.

“Kami tutup sementara jembatan kecil untuk kendaraan roda dua, sedangkan untuk jembatan besar, setelah dilakukan penilaian, pondasi dasar (abutment) dan tanah di sekitarnya masih dalam kondisi kuat,” ujar Kepala DBMPR Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono, di Bandung, Minggu (19/1/2025).

1. Lakukan pemasangan bronjong

Sungai Cipager di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pascabanjir bandang
Sungai Cipager di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pascabanjir bandang

Sebagai bagian dari penanganan darurat, DBMPR Jawa Barat segera melakukan pemasangan bronjong di sekitar pondasi untuk memperkuat struktur serta mengurangi risiko erosi yang diakibatkan oleh aliran sungai.

“Kami pastikan pemasangan bronjong berjalan cepat untuk menjaga stabilitas pondasi jembatan dan mencegah kerusakan lebih lanjut,” kata Bambang.

2. Lalu lintas bakal diatur

Desa Palir di Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon pascabanjir bandang
Desa Palir di Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon pascabanjir bandang

Bambang menjelaskan bahwa pihaknya, melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan VI DBMPR Jawa Barat, juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengatur lalu lintas di sekitar lokasi.

“Kami bekerja sama dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Cirebon untuk memastikan pengaturan dan pembatasan kendaraan sementara berjalan lancar,” jelasnya.

3. Jembatan ini punya peran strategis

pixabay.com
pixabay.com

Banjir bandang yang melanda Sungai Cipager tidak hanya merusak pondasi Jembatan Cipager, tetapi juga menyebabkan pemukiman di sekitar sungai terendam air. Jembatan Cipager sendiri memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antara Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Majalengka.

DBMPR Jawa Barat memastikan bahwa penanganan darurat ini akan diikuti dengan evaluasi lebih lanjut untuk menjamin keamanan dan fungsi jembatan dalam jangka panjang. Pemda Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk menangani infrastruktur yang terdampak bencana secara cepat dan efektif demi keamanan serta kenyamanan masyarakat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
Debbie Sutrisno
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Fokus Pendidikan Anak Indonesia, Ji Chang Wook Ikut Kampanye Sosial

06 Apr 2026, 20:00 WIBNews