Pemkot Cimahi Gelontorkan Rp6 Miliar untuk Perbaiki 10 Titik Drainase

Pemkot Cimahi mengalokasikan sekitar Rp6 miliar dari APBD 2026 untuk memperbaiki drainase di 10 titik jalan.
Proyek perbaikan tersebar di wilayah Cimahi utara, tengah, dan selatan; mayoritas pekerjaan telah rampung.
Perbaikan di Jalan Raden Demang Hardjakusumah masih berlangsung hingga awal November 2026, dengan target mengoptimalkan aliran air hujan agar tidak meluap ke jalan.
Cimahi, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi mengalokasikan anggaran sekitar Rp6 miliar dari APBD 2026 untuk memperbaiki sepuluh titik drainase. Perbaikan ini ditargetkan dapat mengoptimalkan aliran air dan mengurangi risiko banjir saat musim hujan.
Adapun sepuluh titik perbaikan tersebut berada di Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Jalan Encep Kartawiria, Jalan Cimenteng, Jalan Kaum, Jalan Pacinan, Jalan MK Wiganda, Jalan Pabrik Aci, Jalan Rancabentang, Jalan Veteran, dan Jalan Cibogor.
1. Perbaikan drainase tahun ini hanya sepuluh paket pekerjaan
.jpg)
Ilustrasi infrastruktur (IDN Times/Arief Rahmat) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi, Wiljan Sugiansyah, mengatakan perbaikan drainase tersebar di sejumlah wilayah, mulai dari Cimahi utara, tengah, hingga selatan.
"Untuk perbaikan drainase kita tahun ini ada sepuluh paket. Untuk titik perbaikannya tersebar di tengah, utara maupun selatan," kata Wiljan, Senin (12/10/2026).
2. Ada beberapa yang sudah rampung

Ilustrasi infrastruktur (IDN Times/Arief Rahmat) Wiljan menyebut mayoritas pekerjaan telah rampung. Namun, perbaikan drainase di Jalan Raden Demang Hardjakusumah masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada awal November 2026.
"Hampir semuanya sudah beres untuk proses perbaikannya. Ada juga yang masih belum, seperti yang Jalan Rd. Demang ini targetnya awal November beres karena itu sama trotoar juga," katanya.
3. Air hujan harus bisa tertampung tidak luber ke jalan

Ilustrasi Infrastruktur (IDN Times/Arief Rahmat) Pemkot Cimahi mengalokasikan sekitar Rp6 miliar untuk mengerjakan sepuluh aket perbaikan drainase tersebut. Anggaran itu digunakan untuk membenahi saluran air di sejumlah ruas jalan yang menjadi lokasi pekerjaan.
Wiljan berharap perbaikan ini membuat saluran drainase mampu menampung dan mengalirkan air hujan dengan lebih optimal sehingga air tidak meluap hingga ke badan jalan.
"Target kami tentu saja, air nantinya bisa tertampung ke drainase saat musim hujan. Jadi saluran kami perbaiki supaya airnya mengalir maksimal, enggak meluap ke jalan," katanya.
























