Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Ojol Dilindas Mobil Rantis, Markas Polda Jabar Dikepung Massa Aksi

IMG_20250829_150841.jpg
Aksi solidaritas mahasiswa dan Ojol geruduk Mapolda Jabar (IDN Times/Azis Zulkhairil)
Intinya sih...
  • Ratusan mahasiswa mengepung Markas Polda Jabar sebagai protes atas meninggalnya pengemudi Ojol yang dilindas rantis Brimob saat aksi demo ricuh di depan Gedung DPR RI.
  • Mahasiswa dan Ojol turun ke jalan, memblokade jalan, dan menyerbu gerbang utama pintu masuk Markas Mapolda Jabar.
  • Peserta aksi menyampaikan aspirasi dan solidaritas atas meninggalnya sesama profesi di aksi Jakarta, meminta hukuman setimpal bagi pelaku yang melindas Ojol, serta sikap tegas dari Kapolri.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Ratusan lebih mahasiswa turut mengepung Markas Polda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (29/8/2025). Mereka turun ke jalan sebagai bentuk protes tragedi meninggalnya Afan Kurniawan, pengemudi ojek online (Ojol) akibat dilindas rantis Brimob saat aksi demo ricuh di depan Gedung DPR RI, kemarin.

Berdasarkan pantauan IDN Times, masa mendatangi Polda Jabar tepat pukul 12:00 WIB mereka langsung memblokade jalan dan langsung menyerbu gerbang utama pintu masuk Markas Mapolda Jabar. Para mahasiswa terpantau mengenakan almamater Unpad, dan UIN Sunan Gunung Djati. Massa dari Ojol juga terpantau beberapa hadir secara langsung.

Sementara pihak kepolisian yang ada di dalam turut berjaga dan menggunakan atribut lengkap anti huru hara di depan pintu masuk. Masa pun sempat melangsungkan orasi namun beberapa menit kemudian gedung polisi dilempari batu.

Polisi pun sempat mengimbau agar para mahasiswa membubarkan diri melalui pengeras suara dari mobil rantis. Namun masa terus melakukan pelemparan. Hingga akhirnya tiga jam kemudian masa membubarkan diri.

Salah satu peserta aksi, yang merupakan Ojek Online (Ojol) dari Arcamanik, Andri (37 tahun) mengatakan, sengaja turun langsung ke jalan untuk menyampaikan aspirasi dan solidaritas atas meninggalnya tekan sesama profesi di aksi Jakarta kemarin.

"Tujuan solidaritas sesama Ojol kemarin meningal di jakarta. Kalau diem gak bakal ditangani. Mudah-mudahan pejabat polri diganti. Kapolri juga diganti," kata Andri saat ditemui.

Peristiwa ini menurutnya, sangat memilukan, di mana seorang Ojol yang hendak mengantarkan pesanan meninggal secara tragis oleh kendaraan Polisi yang mana merupakan hasil dari pajak para pengendara ojek online juga.

Oleh karena itu, dia meminta agar para pelaku yang melindas Ojol tersebut diberikan hukuman setimpal, dan Kapolri juga harus bersikap tegas untuk menindaklanjuti hal ini.

"Ojol aja dilindas dari mobil hasil pajaknya, saya sedih walaupun gak di sana saya ngerasain. Saya gak berharap minta kerjaan, kami jalan nyari orderan driver gak ikut demo dia nganter pesanan dan dilindas. Harapannya polisi jangan gitu dijagain yang demo," jelasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us