Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Musim Haji Tiba, BIJB Tak Sepi Lagi: 40 Kloter Haji Terbang Per 22 April 2026
Area parkir BIJB (Inin Nastain/IDN Times)
  • Mulai 22 April 2026, BIJB Kertajati akan melayani 40 kloter haji dengan total sekitar 17.700 jamaah, menjadikan bandara ini sibuk hingga akhir Juni 2026.
  • Setelah musim haji, BIJB berharap aktivitas penerbangan berlanjut lewat rencana penerbangan umroh yang sudah memiliki MoU hasil travel fair sebelumnya.
  • Meskipun penerbangan domestik masih minim, BIJB tetap aktif dengan rute internasional Kertajati–Singapura oleh Scoot dua kali seminggu dan tingkat keterisian mencapai sekitar 80 persen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Majalengka, IDN Times - Kondisi Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka pada awal April masih belum ada perubahan, tidak ada hiruk-pikuk kendaraan maupun suara bising pesawat.

Di area parkir, ruang-ruang terlihat masih menganga, tanpa ada kendaraan yang terparkir. Begitu juga di bagian terminal, tidak ada langkah tergesa-gesa sambil menenteng koper menuju ruang tunggu seperti layaknya situasi bandara. Pemandangan itu sudah terjadi bertahun-tahun, meskipun sempat ada aktivitas yang lumayan menggeliat di bandara itu.

Kondisi itu dimungkinkan akan segera berubah pada akhir April ini. Terhitung sejak 22 April 2026, landasan BIJB dimungkinkan akan lebih hangat dengan pendaratan dan penerbangan pesawat-pesawat.

Peluang itu seiring dengan akan segera dimulainya pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) dari BIJB Kertajati. Musim haji tahun ini, BIJB kembali mendapatkan kepercayaan untuk menerbangkan belasan ribu orang CJH, yang membuat bandara ini lebih hangat dari hari-hari biasanya

1. BIJB akan lebih sibuk selama dua bulan satu pekan

Tangga menuju lantai 2 BIJB (Inin Nastain/IDN Times)

Kementerian Haji dan Umroh Kantor Wilayah Jawa Barat telah mengeluarkan surat jadwal keberangkatan CJH dari beberapa kabupaten/kota lewat BIJB. Dalam surat itu, penerbangan untuk CJH dari kelompok terbang (kloter) 1 akan dimulai pada 22 April.

Ada sebanyak 441 CJH asal Indramayu ditambah empat orang petugas yang akan lepas landas di BIJB pada penerbangan pertama musim haji tahun 2026 ini.

"Bandara Kertajati mendapatkan amanah untuk melayani (ibadah) haji sebanyak 40 kloter atau sekitar 17.700 jamaah. Untuk pemberangkatan, dimulai tanggal 22 April sampai dengan 20 Mei 2026," kata EGM BIJB Nuril Huda terkait pelayanan pemberangkatan CJH tahun 2026 dari Kertajati.

Ketika dihitung dengan jadwal kedatangan, suasana hangat di landasan pacu BIJB akan berlangsung sekitar tiga bulan, atau hingga akhir Juni 2026. "Kalau untuk kedatangan, itu awal Juni sampai 30 Juni 2026. At least, pelayanan haji itu 22 April sampai dengan 30 Juni 2026," tutur dia.

Musim haji, menjadi oase di tengah sunyinya BIJB. Tahun ini, digadang-gadang bukan sebagai periode terakhir bandara ini melayani CJH. Bahkan beredar kabar, tahun depan, jumlah kloter yang akan terbang dari BIJB akan lebih banyak lagi.

"(Jumlah kloter) ada kenaikan dibanding tahun lalu. Rencananya tahun depan juga akan naik," ujarnya.

2. Berharap tak berhenti pada musim haji

inin nastain/para calhaj menunggu keberangkatan di BIJB

Harapan menggeliatnya BIJB untuk kesekian kalinya kembali dilambungkan. Selesainya musim haji, jangan menjadi selesainya aktivitas penerbangan di Kertajati juga.

Penerbangan umroh sejatinya menjadi secercah harapan agar aktivitas mendarat dan terbangnya pesawat terus terjadi di bandara itu. Melihat upaya yang pernah dilakukan, harapan itu memang bukan tanpa alasan.

Beberapa bulan lalu, di BIJB pernah diadakan travel fair, yang salah satu hasilnya adalah MoU untuk penerbangan umroh.

"Kalau dari hasil travel fair kemarin, kan udah ada MoU lah. Jadi setelah musim haji ini, awal musim umroh nanti, ya sekitar Juli lah, mereka berencana untuk terbang dari Kertajati," tutur Nuril.

Belum diketahui pasti progres setelah adanya MoU itu. Namun, MoU memberikan harapan besar akan adanya kesibukan di langit Kertajati.

"MoU-nya sudah ada, tinggal pelaksanaan saja. Semoga saja berhasil, karena kan, muncul MoU kan sudah ada biaya ya. Gak mungkin kalau tidak dilaksanakan ya," ungkap dia.

3. Rayuan rute domestik terus 'dinyanyikan,' Rute Singapura masih berjalan

Penyambutan Scoot di BIJB. (IDN Times/Inin Nastain)

Di luar penerbangan haji dan umroh, belum ada lagi gambaran aktivitas pesawat untuk reguler. Namun, di balik masih sepinya aktivitas penerbangan, Nuril memastikan bahwa mereka tidak diam.

"Kalau domestik masih dalam tahap kami berusaha ya," katanya.

Kondisi global yang masih panas, memaksa lobi yang harus dilakukan lebih keras lagi. Pasalnya, beberapa maskapai yang biasa terbang di Bandara Soekrno Hatta (Soetta) Cengkareng pun dikabarkan berencana untuk mengurangi penerbangan mereka.

"Karena bagaiamana pun, terlebih kondisi yang sekarang nih, yang perang global ini, kita tahu harga avtur naik drastis. Jangankan di Kertajati, di Soekarno Hatta juga ada beberapa maskapai yang mengurangi penerbangannya," ungkap dia.

Sepinya aktivitas di BIJB, tidak benar-benar diartikan tidak ada penerbangan sama sekali. Meskipun hanya dua kali dalam sepekan, masih ada penerbangan internasional dengan rute Kertajati-Singapura yang dilayani Scoot.

Meskipun tingkat keterisian tidak full, selama melayani penerbangan dari BIJB, minat terbang dengan Scoot dianggap cukup bagus. "Tingkat keterisian, itu luar biasa. Rata-rata sekitar 80 persen," beber Nuril.

Aktivitas Scoot dari dan menuju Kertajati, seakan-akan menjadi penyelamat Kertajati dari julukan Bandara mati. Apalagi Scoot dipastikan akan terus melayani rute Kertajati-Singapura, setidaknya hingga akhir Oktober 2026, setelah resmi mengajukan perpanjangan izin.

Scoot sendiri tercatat mulai melayani penerbangan rute Kertajati-Singapura dan sebaliknya sejak September 2024. Hingga saat ini, penerbangan dengan maskapai Singapura itu dilakukan setiap Sabtu dan Selasa.

Editorial Team