Miris! Banyak Lansia di Jabar Masih Jadi Tulang Punggung Keluarga

Bandung, IDN Times - Kelompok lanjut usia di Jawa Barat banyak yang masih menjadi tulang punggung keluarga. Banyak di antara mereka yang kini masih bekerja di beberapa sektor informal seperti berjualan dan lainnya.
Hal itu disampaikan langsung oleh Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin saat menghadiri Hari Lanjut Usia Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2024, di Halaman Depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (19/6/2024).
"Dari data nasional Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), Maret 2024, ada 5,7 juta lansia masih bekerja baik sektor formal dan informal di Jabar. Dari data itu Jabar di urutan ke-4 nasional," ujar Bey.
1. Lansia yang bekerja biasanya di sektor informal

Menurut Bey, banyak kelompok lanjut usia yang kini masih bertahan hidup dengan berdagang dan sebagai buruh pertanian. Kondisi ini menurutnya harus diubah, di mana para kelompok usia 60 tahun ke atas itu mestinya tinggal di rumah dan menikmati hidup.
"Jadi masih banyak lansia bekerja dan sektor formalnya sedikit hanya 20 persen, jadi informalnya itu jualan warung, buruh tani," ujarnya.
2. Pemprov Jabar pastikan pelayanan sosial berjalan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan memberikan perhatian lebih terhadap para lansia, seperti dalam hal jaminan sosial. Bey mengatakan, Pemprov Jabar juga sudah memiliki peraturan daerah khusus untuk melindungi para lansia di wilayah Jabar.
"Memang tugas kami pemerintah untuk memperhatikan mereka. Saya tadi koordinasi dengan Kadinsos diperhatikan BPJS Bansos dan memang keluarga juga harus ikut serta bukan hanya menemani tapi turut merawat," tuturnya.
3. Bey ingin para lansia tidak jadi tulang punggung keluarga

Kemudian, Bey meminta agar para generasi produktif saat ini bisa lebih memperhatikan para lansia. Dia menginginkan agar lansia jangan sampai masih menjadi tulang punggung keluarga dengan menjalani pekerjaan berat untuk menghidupi keluarganya.
"Jadi pada intinya saya ingin walaupun mereka bekerja hanya supaya ada kegiatan, jangan sampai jadi tulang punggung keluarga," kata dia.


















