Menteri Iftitah Janji Tuntaskan Konflik Lahan di Kawasan Transmigrasi

- Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman berkomitmen menuntaskan konflik lahan di kawasan transmigrasi agar masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraan dan kontribusi ekonomi bagi daerah.
- Pemerintah menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan dan air bersih untuk menarik minat masyarakat serta mendorong kolaborasi lintas kementerian dalam pembangunan kawasan.
- Program Tim Ekspedisi Patriot 2025 diterjunkan ke 154 kawasan transmigrasi guna memetakan potensi lokal, memperkuat SDM, dan merumuskan strategi hilirisasi serta industrialisasi wilayah.
Bandung, IDN Times - Pemerintah terus memperkuat kawasan transmigrasi sebagai bentuk pemerataan jumlah masyarakat di sebuah kawasan termasuk dalam peningkatan perekonomian. Meski demikian, persoalan klasik di kawasan tersebut masih sering muncul salah satunya adalah konflik lahan garapan.
Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan, pekerjaan rumah dalam memperbaiki kawasan transmigrasi sangat banyak. Namun, hal itu perlahan harus diselesaikan sehingga masyarakat yang berada di kawasan transmigrasi bisa meningkatkan perekonomian yang berdampak pada pendapatan mereka serta pemerintah daerah (pemda).
"Kita harus segera melakukan revitalisasi contohnya adalah masalah lahan.
Lalu tahan ini juga, memang kalau kita hanya cerita sedih saja, ya kita enggak akan ada habis-habisnya ya," ungkap Iftitah saat meninjau hasil pemeran Transmigrasi Patriot di kampus ITB, Bandung, Senin (23/2/2026).
1. Sengketa lahan karena minimnya pemahaman potensi ekonomi

Di sisi adanya konflik lahan, kawasan transmigrasi ini memiliki peluang pengembangan karena banyak potensi ekonomi yang sebelumnya tidak diketahui. Misalnya, di kawasan Kalimantan yang dulu dijadikan kawasan transmigrasi untuk sektor pertanian, tapi susah ditanam karena tanahnya mengandung batu bara.
"Pertanian enggak tumbuh-tumbuh. Ternyata ditinggal. Wah, sudahlah ini enggak enggak jelas, ya kan? Bertahun-tahun baru jelas di bawahnya ada batu bara, dibayar dengan harga murah. Akhirnya konflik. Jadi dulu kita dikasih lahan banyak itu, enggak ngerti mau diapain," paparnya.
2. Infrastruktur pun harus diperbaiki

Tak hanya itu, masalah mendasar yang ada di kawasan transmigrasi yaitu infrastruktur penunjang seperti jalan hingga ketersediaan air bersih. Masyarakat sekarang banyak yang menilai bahwa menjadi transmigran ke kawasan tersebut tidak menarik karena tidak jelas kondisinya seperti apa. Namun, setelah mereka melihat ada perbaikan infrastruktur maka kawasan transmigrasi bisa lebih menarik untuk ditempati.
Pembangunan pemukiman masyarakat pun harus disiapkan secara benar. Dengan anggaran yang terbatas, pembangunan seperti ini sebenarnya bisa dikolaborasikan dengan kementerian lain seperti Pekerjaan Umum (PU), atau kementerian-lembaga lainnya.
"Itu adalah salah satu bentuk hasil dari sinergi dan kolaborasi. Kemudian dalam konteks efisiensi juga, ya dalam konteks efisiensi," kata Iftitah.
3. Butuh SDM yang ahli dalam pengembangan kawasan

Dia menuturkan, Kementerian Transmigrasi telah merampungkan program Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2025 yang telah dilakukan merupakan langkah untuk menerjunkan ribuan mahasiswa dan akademisi ke 154 kawasan transmigrasi untuk meriset, memetakan potensi lokal, dan merumuskan strategi pengembangan ekonomi baru. Program ini fokus pada hilirisasi dan industrialisasi kawasan melalui pendampingan langsung selama 4 bulan
Ini adalah langkah transformasi kementerian dengan menghadirkan sumber daya manusia (SDM) terbaik di kawasan tersebut. Dengan SDM yang andal mereka bisa memetakan atau mencari tahu hingga mendapatkan solusi seperti apa pengembangan kawasan transmigrasi yang tepat dengan kondisi yang ada di sana.
"Nah, kunci dari transformasi ini adalah tadi bagaimana kita melakukan pertumbuhan ekonomi dengan bantuan SDM-SDM yang unggul.














![[QUIZ] Mau Tukar Uang THR? Tebak Cara Resmi Buru Uang Baru di Bandung](https://image.idntimes.com/post/20230406/antarafoto-penukaran-uang-pecahan-kecil-di-jambi-050423-ws-2-b31c62292b4d85cb1dfdfd411de3ed77.jpg)
![[QUIZ] Berangkat Lebih Siang, Pulang Lebih Cepat! Quiz soal Aturan ASN Ramadan](https://image.idntimes.com/post/20250321/1000588205-11c95d25eba45d24cdc621cd761deb15.jpg)
![[QUIZ] Seberapa Paham Kamu Soal Upaya Farhan Atasi Macet?](https://image.idntimes.com/post/20250523/screen-shot-2025-05-23-at-115751-pm-2b2823870c37bec67c6c20af813c7f3c-9f3ba6fb3912ea27dec206cccc5bb57c.png)
![[QUIZ] Ramadan 2026 Masih Siaga Bencana, Seberapa Paham Kamu?](https://image.idntimes.com/post/20251222/iqro-rinaldi-je_xqec788s-unsplash_11a13107-7838-4ca3-9b02-be6c77de9bc5.jpg)