Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Membludak, Pasien DBD Antre Masuk IGD di RSUD Cibabat

Membludak, Pasien DBD Antre Masuk IGD di RSUD Cibabat
(Bangkit Rizki/IDN Times)

Cimahi, IDN Times - Pasien demam berdarah dangue (DBD) yang dirawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat, Kota Cimahi, Jawa Barat membludak. Ruang rawat inap penuh sehingga pasien terpaksa harus antre di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Berdasarkan informasi hingga Rabu (20/3/2024) pukul 12.00 WIB, ada 6 pasien DBD di ruang IGD yang masuk waiting list atau daftar tunggu untuk masuk ruang rawat inap RSUD Cibabat. Sedangkan sehari sebelumnya ada 16 pasien yang menunggu karena kehabisan tempat tidur di ruang rawat inap.

"Iya beberapa bulan kemarin, termasuk awal bulan ini ada beberapa pasien yang waiting list. Khususnya anak karena kapasitas tempat tidur anak di kita terbatas," kata Wakil Direktur Pelayanan RSUD Cibabat, Ars Agustiningsih saat dikonfirmasi, Rabu (20/3/2024).

1. RSUD Cibabat tak sediakan bangsal DBD

(Bangkit Rizki/IDN Times)
(Bangkit Rizki/IDN Times)

Dirinya mengakui tempat tidur di ruang rawat inap RSUD Cibabat, khususnya untuk pasien anak saat ini sudah penuh sehingga harus menunggu antrean di ruang IGD. Terlebih lagi rumah sakit yang berada di Jalan Jenderal Amir Machmud itu tidak memiliki bangsal khusus pasien DBD.

Bahkan pihaknya sudah membuka ruang tambahan untuk menampung para pasien namun sudah penuh juga. "Kalau ruangan anak saat ini udah penuh. Kan kita tidak ada bangsal khusus DBD, jadi campur ruangannya (dengan pasien lain). Jadi saat ini ruang anak penuh, ruang tambahan juga penuh, tapi bukan khusus DBD," kata Ars.

Sebetulnya, kata dia, RSUD Cibabat masih memiliki ruangan. Hanya saja permasalahannya pihaknya masih kekurangan perawat. "Kira ruangan itu ada yang masih bisa dipakai tapi perawat kita masih kurang. Kita sedang proses rekrutmen," ucap dia.

2. RSUD Cibabat 'panen' kasus DBD

(Bangkit Rizki/IDN Times)
(Bangkit Rizki/IDN Times)

Ars membeberkan, sejak awal tahun ini RSUS Cibabat memang 'kebanjiran' pasien DBD. Bulan Januari saja tercatat ada 74 pasien DBD yang dirawat, kemudian Februari ada 63 pasien dan hingga pertengahan Maret ini sudah ada 31 pasien yang dirawat di RSUD Cibabat karena DBD.

Jumlahnya pasien DBD yang dirawat di RSUD Cibabat itu melonjak drastis jika dibandingkan periode awal tahun 2023. Dimana Januari 2023 hanya ada 7 pasien, Februari 10 pasien dan Maret 7 pasien DBD yang dirawat di rumah sakit regional itu.

"Dan total pasien DBD yang masih dirawat sampai hari ini sebanyak 24 pasien dari berbagai daerah bukan hanya Cimahi. Terdiri dari pasien dewasa 9 orang dan pasien anak 15 orang. Pasien meninggal ada 2 orang di Januari, dewasa dengan komorbid," ujar Ars.

3. 264 pasien dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Cimahi

Ilustrasi Demam Berdarah. IDN Times/ istimewa
Ilustrasi Demam Berdarah. IDN Times/ istimewa

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi mencatat hingga pekan kedua Maret 2024 sudah ada 264 orang yang dirawat di sejumlah rumah sakit akibat penyakit tersebut.

"Januari, Februari, Maret itu ada peningkatan. Sekarang sampai 13 Maret kemarin ada 264 pasien yang sudah dirawat karena DBD," kata Kepala Dinkes Kota Cimahi, Mulyati.

Dirinya membeberkan, penyebab naiknya kasus DBD awal Januari tahun ini dikarenakan faktor cuaca. Dimana curah hujan yang tidak menentu menyebabkan timbulnya banyak genangan-genangan air yang menjadi tempat tumbuhnya jentik nyamuk aedes aegypti.

"Hal ini karena curah hujan tidak menentu, sehingga bisa meninggalkan genangan yang dipakai sebagai tempat sarang nyamuk," kata Mulyati.

Untuk itu, dirinya meminta masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan menerapkan 3 M, yaitu menguras tempat atau wadah penampung air, menutup temapt-tempat penampungan air, dan menimbun barang-barang bekas yang bisa menjadi tempat penampungan air menggenang.

"Saya titip, imbau kepada masyarakat lakukan 3M itu, kemudian PSN," ucapnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ferry Rizki
Yogi Pasha
Ferry Rizki
EditorFerry Rizki
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Forum Perempuan Soroti Peluang di Tengah Ketidakpastian Global

04 Mei 2026, 20:31 WIBNews