Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Luas Lahan Kebun Sawit di Jabar Setara Empat Kali Kota Cimahi
Ilustrasi lahan sawit (Foto: IDN Times)
  • Jawa Barat memiliki 17.356,82 hektare kebun sawit, setara hampir empat kali luas Kota Cimahi; mayoritas dikelola perkebunan negara, terutama PTPN.

  • Sukabumi menjadi daerah dengan kebun sawit terluas, 7.352,47 hektare, disusul Bogor 3.816,11 hektare dan Garut 3.732,17 hektare yang didominasi perusahaan swasta.

  • Pemprov Jabar meminta kebun sawit rakyat seluas 1.089,95 hektare dialihkan ke komoditas unggulan; Cirebon, Sumedang, dan Kuningan disebut mulai melakukan pergantian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2002

Tanaman sawit tertua di kawasan perkebunan Cianjur mulai ditanam.

2014

Tanaman sawit termuda di kawasan perkebunan Cianjur diperkirakan mulai ditanam.

Maret 2026

Pemprov Jabar menyampaikan surat pertama kepada pemerintah kabupaten untuk menindaklanjuti imbauan penggantian sawit rakyat dengan komoditas unggulan.

Oktober 2026

Pemprov Jabar memperbarui surat kepada pemerintah kabupaten terkait tindak lanjut alih komoditas sawit rakyat.

29 Oktober 2026

Disbun Jabar menyampaikan total luas perkebunan sawit di Jawa Barat mencapai 17.356,82 hektare, dengan perkebunan negara sebagai kategori terluas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Perkebunan kelapa sawit di Jawa Barat tercatat seluas 17.356,82 hektare, hampir 18 ribu hektare atau sekitar empat kali luas Kota Cimahi, mencakup perkebunan negara, swasta, dan rakyat.
  • Who?
    Dinas Perkebunan Jawa Barat mencatat data tersebut. Perkebunan negara didominasi PT Perkebunan Nusantara, sementara kebun swasta dan rakyat tersebar di sejumlah kabupaten/kota.
  • Where?
    Kebun sawit tersebar di Jawa Barat, terutama Kabupaten Sukabumi, Bogor, dan Garut. Kebun negara di Cianjur berada di Kecamatan Mande, Cikalongkulon, Sukaresmi, dan Haurwangi.
  • When?
    Data disampaikan Kepala Bidang Disbun Jawa Barat Priyo Adinugroho di Kota Bandung pada Kamis, 29 Oktober 2026. Surat tindak lanjut pengalihan kebun rakyat dikirim pada Maret dan Oktober 2026.
  • Why?
    Pemprov Jawa Barat meminta pemerintah kabupaten mengganti sawit rakyat dengan komoditas unggulan daerah sesuai Perda. Untuk perkebunan negara dan swasta, pemerintah masih menghormati aspek bisnis perusahaan.
  • How?
    Lahan terdiri dari 12.151,98 hektare perkebunan negara, 4.114,89 hektare swasta, dan 1.089,95 hektare rakyat. Cirebon mulai mengganti sawit dengan kopi, sedangkan Sumedang dan Kuningan juga memulai pergantian komoditas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jawa Barat punya kebun sawit sangat luas, hampir 18 ribu hektare. Luasnya seperti empat Kota Cimahi. Kebun paling besar ada di Sukabumi. Banyak kebun milik negara dan dikelola PTPN. Di Cianjur ada kebun sawit di empat kecamatan. Sekarang, beberapa kebun warga mulai diganti jadi tanaman lain, seperti kopi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pendataan rinci perkebunan sawit di Jawa Barat menunjukkan adanya dasar yang jelas bagi pengelolaan komoditas sesuai karakter tiap daerah. Di tengah dominasi kebun negara dan swasta, sejumlah wilayah juga telah memulai peralihan kebun rakyat ke komoditas unggulan seperti kopi, sementara produktivitas tanaman dan kebutuhan peremajaan turut diperhatikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Selain memiliki banyak pabrik dan juga lahan pertanian, Provinsi Jawa Barat ternyata memiliki perkebunan kelapa sawit yang cukup luas. Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jabar mencatat, total luas perkebunan sawit di sejumlah kabupaten mencapai 17.356,82 hektare atau hampir 18 ribu hektare.

Mengacu data dari BPS, luas tersebut setara sekitar empat kali luas Kota Cimahi. Perkebunan sawit itu tersebar di sejumlah daerah dengan status yang berbeda, mulai dari perkebunan besar negara (PBN), perkebunan besar swasta (PBS), hingga perkebunan rakyat (PR).

Kepala Bidang Pengelolaan, Pemasaran, dan Usaha Perkebunan Disbun Jabar, Priyo Adinugroho, mengatakan perkebunan negara menjadi kategori dengan luasan terbesar. Sebagian besar lahan tersebut dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

"Perkebunan sawit milik negara itu 12.051 hektare. Dominasinya memang PTPN," kata Priyo saat ditemui di kantor Disbun Jabar, Kota Bandung, Kamis (29/10/2026).

1. Sukabumi jadi daerah dengan kebun sawit terluas

Ilustrasi lahan sawit (Foto: IDN Times)

Berdasarkan rekapitulasi Disbun Jabar, luas perkebunan negara tercatat 12.151,98 hektare, perkebunan swasta 4.114,89 hektare, dan perkebunan rakyat 1.089,95 hektare.

Kabupaten Sukabumi menjadi wilayah dengan perkebunan sawit terluas di Jawa Barat, yakni 7.352,47 hektare. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.932,78 hektare merupakan perkebunan negara, 349,69 hektare perkebunan swasta, dan 70 hektare perkebunan rakyat.

Di posisi berikutnya, Kabupaten Bogor memiliki perkebunan sawit seluas 3.816,11 hektare. Luasan itu terdiri dari 3.451,84 hektare perkebunan negara, 198,03 hektare perkebunan swasta, dan 166,24 hektare perkebunan rakyat.

Sementara itu, Kabupaten Garut tercatat memiliki perkebunan sawit seluas 3.732,17 hektare. Berbeda dengan Sukabumi dan Bogor, perkebunan sawit di Garut didominasi perusahaan swasta dengan luas 3.567,17 hektare. Sisanya, 165 hektare, merupakan perkebunan rakyat.

"Perkebunan negara juga tersebar di Kabupaten Subang dan Cianjur. Di Subang, luasnya mencapai 921,52 hektare, sedangkan di Cianjur mencapai 845,84 hektare," kata Priyo.

2. Kebun sawit Cianjur tersebar di empat kecamatan

Ilustrasi lahan sawit (Foto: IDN Times)

Priyo mengatakan kawasan perkebunan sawit di Kabupaten Cianjur yang sempat viral karena jumlah pohon banyak dan luasnya mirip seperti di wilayah Kalimantan. Menurutnya, hal tersebut memang ada namun terletak di empat kecamatan, yakni Mande, Cikalongkulon, Sukaresmi, dan Haurwangi.

"Untuk yang di Cianjur total luasnya mencapai 845,84 hektare itu statusnya PBN. Tidak ada yang milik rakyat dan juga swasta," ucapnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, usia tanaman sawit di kawasan tersebut beragam, dan paling lama ditanam pada 2002, sedangkan tanaman termuda diperkirakan mulai ditanam pada 2014.

"Tanaman kelapa sawit memiliki usia produktif sekitar 25 tahun. Setelah melewati masa tersebut, tanaman idealnya diremajakan melalui proses replanting," katanya.

"Dan berdasarkan data yang kami miliki, produktivitas sawit mencapai sekitar 25.000 kilogram atau 25 ton per hektare per tahun," tutur Priyo.

3. Perkebunan rakyat diminta beralih ke komoditas tanaman lainnya

Ilustrasi lahan sawit (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

Sementara, mengenai perkebunan rakyat yang jumlahnya mencapai 1.089,95 hektare, Priyo mengungkapkan, Pemprov Jabar sudah meminta agar pemerintah kabupaten mengganti tanaman kelapa sawit dengan komoditas unggulan Jabar yang sudah tertuang dalam Perda.

Pemprov Jabar juga telah menyurati pemerintah kabupaten terkait untuk meminta perkembangan tindak lanjut imbauan tersebut. Surat pertama disampaikan pada Maret 2026 dan diperbarui melalui surat pada Oktober 2026.

Adapun sejumlah daerah yang mulai melakukan peralihan komoditas ada di Cirebon, misalnya, yang diganti menjadi tanaman kopi. Sumedang dan Kuningan juga disebut telah memulai melakukan pergantian.

"Untuk perkebunan besar negara (PBN) dan perkebunan besar swasta (PBS), kami masih menghormati aspek bisnis perusahaan," kata Priyo.

Berikut rincian luas perkebunan di setiap kabupaten/kota:

  • Kabupaten Bogor: Total 3.816,11 hektare, terdiri dari PBN 3.451,84 hektare, PBS 198,03 hektare, dan PR 166,24 hektare.

  • Kabupaten Garut: Total 3.732,17 hektare, terdiri dari PBS 3.567,17 hektare dan PR 165 hektare.

  • Kabupaten Subang: Total 1.025,77 hektare, terdiri dari PBN 921,52 hektare dan PR 104,25 hektare.

  • Kabupaten Cianjur: Total 845,84 hektare, seluruhnya berstatus PBN.

  • Kabupaten Kuningan: Total 290,36 hektare, seluruhnya berstatus PR.

  • Kabupaten Ciamis: Total 157,38 hektare, seluruhnya berstatus PR.

  • Kabupaten Pangandaran: Total 55,46 hektare, seluruhnya berstatus PR.

  • Kabupaten Tasikmalaya: Total 40,82 hektare, seluruhnya berstatus PR.

  • Kabupaten Sumedang: Total 34 hektare, seluruhnya berstatus PR.

  • Kabupaten Cirebon: Total 4,94 hektare, seluruhnya berstatus PR.

  • Kota Banjar: Total 1,50 hektare, seluruhnya berstatus PR.

Curated For You

Editorial Team

Related Article