Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Jumlah tersebut melampaui kapasitas tempat duduk yang disediakan, yakni sebanyak 63.875 tempat duduk, sehingga tingkat okupansi mencapai 122 persen. Tingginya okupansi tersebut dimungkinkan karena adanya pola perjalanan penumpang naik dan turun di berbagai stasiun antara, sehingga satu tempat duduk dapat dimanfaatkan lebih dari satu pelanggan dalam relasi perjalanan yang berbeda.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api pada periode libur ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas dari kemacetan.
"Tingginya jumlah pelanggan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang andal dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan," ujar Kuswardojo.