Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Libur Tahun Baru Islam, Okupansi Kereta Daop 2 Bandung Capai 122 Persen
Kereta Api Papandayan, Dok. Humas Daop 2 Bandung
  • KAI Daop 2 Bandung melayani total 77.907 pelanggan selama libur akhir pekan dan Tahun Baru Islam 1448 H, melebihi kapasitas tempat duduk yang tersedia.
  • Tingkat okupansi mencapai 122 persen berkat pola perjalanan naik-turun penumpang di berbagai stasiun antara, membuat satu kursi digunakan lebih dari satu pelanggan.
  • Stasiun Bandung dan Kiaracondong menjadi pusat mobilitas utama dengan puluhan ribu penumpang berangkat dan tiba, sementara KAI menegaskan komitmen pada keselamatan serta kenyamanan layanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
12–16 Juni 2026

Periode libur akhir pekan dan libur nasional Tahun Baru Islam 1448 Hijriah berlangsung. KAI Daop 2 Bandung mencatat total 77.907 pelanggan menggunakan kereta api dengan keberangkatan dari wilayah Daop 2 Bandung.

kini

KAI Daop 2 Bandung terus memastikan operasional perjalanan berjalan lancar dan berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, serta tepat waktu.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    KAI Daop 2 Bandung melayani total 77.907 pelanggan selama periode libur akhir pekan dan libur nasional Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, dengan tingkat okupansi mencapai 122 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.
  • Who?
    PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung bersama Manager Humasda Kuswardojo serta para pelanggan kereta api yang berangkat dan tiba di wilayah operasional Bandung.
  • Where?
    Kegiatan pelayanan terjadi di wilayah kerja Daop 2 Bandung, terutama di Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong sebagai pusat keberangkatan dan kedatangan utama penumpang.
  • When?
    Periode perjalanan berlangsung mulai Jumat, 12 Juni 2026 hingga Selasa, 16 Juni 2026, bertepatan dengan libur akhir pekan yang dilanjutkan dengan peringatan Tahun Baru Islam.
  • Why?
    Tingginya jumlah penumpang terjadi karena meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa liburan serta minat tinggi terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas kemacetan.
  • How?
    KAI Daop 2 Bandung mengoptimalkan layanan melalui kesiapan sarana, prasarana, serta petugas siaga di lapangan agar seluruh perjalanan berjalan lancar dan pelanggan tetap terlayani dengan baik sepanjang periode liburan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang naik kereta waktu libur Tahun Baru Islam di Bandung. Katanya ada lebih dari tujuh puluh tujuh ribu orang yang naik kereta dari Jumat sampai Selasa. Kursinya penuh banget tapi semua bisa jalan karena orang turun dan naik di stasiun berbeda. Petugas kerja keras biar semua aman dan senang di perjalanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tingginya jumlah penumpang yang dilayani KAI Daop 2 Bandung selama libur Tahun Baru Islam mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang aman dan nyaman. Meskipun tingkat okupansi melampaui kapasitas tempat duduk, pengelolaan perjalanan tetap berjalan lancar berkat kesiapan sarana, prasarana, dan petugas yang siaga memberikan pelayanan terbaik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - KAI Daop 2 Bandung mencatat ada sebanyak 13.222 pelanggan menggunakan kereta api selama momen libur akhir pekan yang dilanjutkan dengan libur nasional Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Secara kumulatif, di periode libur akhir pekan dan libur Tahun Baru Islam yang berlangsung mulai Jumat (12/6/2026) hingga Selasa (16/6), jumlah pelanggan yang menggunakan kereta api dengan keberangkatan awal dari wilayah Daop 2 Bandung telah mencapai 77.907 pelanggan.

1. Kereta api masih menjadi pilihan masyarakat

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Jumlah tersebut melampaui kapasitas tempat duduk yang disediakan, yakni sebanyak 63.875 tempat duduk, sehingga tingkat okupansi mencapai 122 persen. Tingginya okupansi tersebut dimungkinkan karena adanya pola perjalanan penumpang naik dan turun di berbagai stasiun antara, sehingga satu tempat duduk dapat dimanfaatkan lebih dari satu pelanggan dalam relasi perjalanan yang berbeda.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api pada periode libur ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas dari kemacetan.

"Tingginya jumlah pelanggan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang andal dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan," ujar Kuswardojo.

2. Penumpang banyak turun di Stasiun Kiaracondong dan Stasiun Bandung

(Humas/Daop 2 Bandung)

Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong masih menjadi pusat mobilitas pelanggan di wilayah Daop 2 Bandung. Hingga siang hari ini, tercatat sebanyak 4.849 pelanggan berangkat dari Stasiun Bandung dan 2.359 pelanggan berangkat dari Stasiun Kiaracondong.

Sementara itu, selama periode Jumat (12/6) hingga Selasa (16/6), total pelanggan yang berangkat dari Stasiun Bandung mencapai 26.804 pelanggan, sedangkan Stasiun Kiaracondong melayani 13.827 pelanggan.

Selain menjadi stasiun keberangkatan utama, kedua stasiun tersebut juga masih menjadi tujuan kedatangan favorit para pelanggan yang datang ke Kota Bandung dan wilayah sekitarnya selama masa liburan. Total terdapat 28.682 pelanggan tiba di Stasiun Bandung dan 14.051 pelanggan tiba di Stasiun Kiaracondong.

3. Daop 2 Bandung memastikan keamanan para penumpang

(Humas/Daop 2 Bandung)

Kuswardojo menambahkan, KAI Daop 2 Bandung terus memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api berjalan dengan lancar melalui kesiapan sarana, prasarana, serta petugas di lapangan yang siaga memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

"KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat selama masa libur nasional maupun pada hari-hari pelayanan reguler," jelas dia.

Editorial Team

Related Article