Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
KPU Resah Hujan Turunkan Partisipasi Pemilih di Pemilu 2024
Simulasi Pencoblosan Pemilu 2024 di KBB. (Istimewa)

Bandung Barat, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengaku khawatir partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya di Pemilu 2024 akan menurun karena musim penghujan. KPU menargetkan tingkat partisipasi di KBB menyamai Pemilu 2019.

"Ya, kami memang ada kekhawatiran (musim hujan dan ancaman bencana) berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat," kata Ketua KPU KBB Rifqi Ahmad Sulaeman saat dihubungi, Senin (5/2/2024).

1. KPU KBB berharap partisipasi masyarakat tetap tinggi

Simulasi Pencoblosan Pemilu 2024 di KBB. (Istimewa)

Cuaca hujan sendiri sempat terjadi saat KPU KBB melakukan simulasi pencoblosan Pemilu 2024 di daerah Cipada, KBB. Namun ketika itu hujan turun saat dilakukan penghitungan surat suara, bukan saat pemungutan suara yang dilakukan masyarakat.

Meski begitu, Rifqi berharap partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya pada 14 Februari 2024 tetap tinggi meskipun nantinya terjadi hujan saat pemilihan. KPU menekankan kepada masyarakat bahwa Pemilu merupakan momentum penting yang digelar lima tahun sekali.

"Mudah-mudahan masyarakat Kabupaten Bandung Barat meskipun hujan bisa tetap datang ke TPS. Kami sering mengumumkan bahwa Pemilu ini kesempatan lima tahun sekali dan bisa dimanfaatkan oleh warga Bandung Barat meksipun dalam kondisi hujan," ujar dia.

2. Partisipasi pemilih di KBB ditargetkan samai capaian Pemilu 2024

Simulasi Pencoblosan Pemilu 2024 di KBB. (Istimewa)

Rifqi mengatakan, target partisipasi pemilih di KBB pada Pemilu 2024 minimal bisa menyamai perolehan saat Pemilu 2019 yakni 86 persen. Daftar pemilih tetap (DPT) di KBB pada Pemilu 2024 sendiri mencapai 1.317.866 orang yang tersebar di 5.088 TPS.

"Target di angka 86 persen, minimal mempertahankan. Meskipun saya sering menyampaikan partisipasi masyarakat harus meningkat dibandingkan 2019, mudah-mudahan sampai 90 persen meskipun cukup berat," ujar Rifqi.

3. Partisipasi di wilayah selatan rendah

Simulasi Pencoblosan Pemilu 2024 di KBB. (Istimewa)

KPU KBB pun memberi perhatian lebih untuk masyatakat di wilayah selatan seperti Kecamatan Gununghalu, Rongga dan Cipongkor karena partisipasi pemilihnya di setiap perhelatan pesta demokrasi selalu rendah dibandingkan wilayah perkotaan.

Untuk itu, KPU KBB bersama pemerintah daerah mengklaim rutin melakukan sosialisasi Pemilu 2024 dengan menyasar wilayah selatan. Harapannya, masyarakat khususnya di wilayah pelosok antusias menyalurkan hak pilihnya termasuk jika hujan turun saat hari pencoblosan.

"Partisipasi masyarakat yang terbilang rendah itu di wilayah selatan. Dibandingkan dengan daerah di perkotaan cukup besar perbedaannya diangka 10 persen, misal di selatan 70 persen di kota 80-85 persen. Makanya sering kami sampaikan, sering kami sosialisasikan di wilayah selatan," katanya.

Editorial Team

Related Article