Ilustrasi mal (IDN Times/Athif Aiman)
Perubahan gaya hidup juga terlihat dari cara masyarakat menikmati ruang publik. Ferry mencontohkan pengunjung yang datang ke pusat perbelanjaan untuk duduk-duduk dan menikmati suasana, tetapi membawa makanan atau minuman sendiri dari rumah.
Dengan cara tersebut, mereka masih bisa menikmati waktu luang tanpa harus mengeluarkan uang untuk makan dan minum di tempat.
Menurut Ferry, konsep konsumsi saat ini tidak semata-mata berorientasi pada pembelian barang. Pengalaman, suasana, dan kenangan juga menjadi bagian dari aktivitas yang dicari masyarakat.
Lebih lanjut, Ferry mengingatkan pentingnya menjaga kemampuan menabung kelompok kelas menengah. Menurut dia, tabungan masyarakat menjadi salah satu sumber pembiayaan investasi yang dibutuhkan untuk menopang perekonomian.
Ia menilai masyarakat perlu lebih cermat mengalokasikan pendapatan, terutama dengan mengurangi pengeluaran sekunder dan tersier yang tidak mendesak.
"Harapan kita itu tabungan untuk investasi berasal dari golongan menengah ke atas," ujarnya.
Ferry juga mengomentari kenaikan inflasi yang berpotensi menekan daya beli. Jika harga kebutuhan terus meningkat, ruang bagi masyarakat untuk menyisihkan pendapatan bisa semakin terbatas.
Sementara, BPS Jabar mencatat sepanjang Oktober 2026, inflasi month-to-month (m-to-m) sebesar 0,20 persen. Sementara itu, inflasi year-to-date (y-to-d) berada di level 2,31 persen dan inflasi year-on-year (y-on-y) tercatat 2,90 persen.
"Meskipun mengalami sedikit kenaikan dibanding tahun sebelumnya, capaian ini masih berada dalam rentang sasaran target yang terkendali. Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang andil inflasi terbesar pada bulan ini, yakni sebesar 0,12 persen dengan inflasi kelompok 0,41 persen," ujar Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, baru-baru ini.
Komoditas utama yang mendominasi kenaikan harga meliputi cabai rawit, cabai merah, dan tomat, yang dipicu oleh keterbatasan pasokan akibat musim kemarau panjang serta serangan hama patek pada tanaman hortikultura.
"Di sisi lain, laju inflasi berhasil diredam oleh penurunan harga daging ayam ras dan telur ayam ras akibat pasokan yang melimpah, serta emas perhiasan yang mengekor tren penurunan harga emas di pasar global. Menariknya, harga beras yang sempat menjadi momok inflasi dalam beberapa bulan sebelumnya, kini mulai menunjukkan tren penurunan pada Oktober 2026," kata Ari.
Secara spasial, inflasi m-to-m tertinggi terjadi di Kota Bogor sebesar 0,35 persen, sedangkan Kota Bandung mencatatkan inflasi terendah sebesar 0,08 persen.