Majalengka, IDN Times – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sutawangi, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, mendapat penolakan dari tiga sekolah dasar. Keputusan itu diambil pada Rabu (4/3/2026), setelah pihak sekolah menilai menu dan porsi yang dibagikan selama Ramadan tidak sesuai harapan.
Salah seorang guru, Feri, mengatakan pihak sekolah sebenarnya sudah menyampaikan masukan kepada dapur penyedia atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, hingga hari ini, tidak ada perbaikan signifikan.
“Hari ini kami sepakat untuk tidak menerima paket MBG. Paket itu dibawa kembali oleh driver,” ujar Feri.
Ia menjelaskan, tiga sekolah yang sepakat menolak sementara distribusi MBG yakni SDN 1, SDN 2, dan SDN 4 Sutawangi. Ketiganya diketahui menerima suplai dari dapur yang sama di Desa Andir. Penolakan akan berlangsung sampai ada evaluasi dan perbaikan dari pihak penyedia.
