Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
KDM Siapkan Rp250 Ribu untuk Warga Padamkan Karhutla Gunung Ciremai
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menawarkan insentif Rp250 ribu per orang per hari bagi warga sekitar Gunung Ciremai yang membantu memadamkan karhutla, dengan bonus jika api cepat padam.
  • Kebakaran terjadi di Desa Pasayangan dan Desa Cibuntu, Kabupaten Kuningan; sekitar 1,5 hektare dari lahan bambu seluas 2 hektare di Pasayangan dilaporkan terbakar.
  • Penanganan melibatkan BPBD, TNGC, pemadam kebakaran, Satpol PP, dan warga; Dedi mengimbau masyarakat tidak membakar ilalang karena cuaca terik dan hujan belum merata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
21 Oktober 2026

Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Pasayangan, Kecamatan Lebakwangi, serta Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan. Petugas dan masyarakat melakukan pemadaman di kedua lokasi.

22 Oktober 2026

KDM meminta aparat desa dan warga sekitar Gunung Ciremai membantu pemadaman dengan insentif Rp250.000 per orang per hari. Ia berangkat ke lokasi untuk memimpin penanganan kebakaran.

kini

Penyebab kebakaran masih belum diketahui.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kebakaran hutan dan lahan terjadi di dua lokasi di Kabupaten Kuningan, termasuk kawasan hutan Desa Cibuntu di sekitar Gunung Ciremai dan lahan bambu Desa Pasayangan.
  • Who?
    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, BPBD Kuningan, TNGC, petugas pemadam kebakaran, Satpol PP, Brigdalkarhutla, serta masyarakat sekitar terlibat dalam penanganan.
  • Where?
    Kebakaran terjadi di Desa Pasayangan, Kecamatan Lebakwangi, dan Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
  • When?
    Kebakaran dilaporkan terjadi pada Rabu, 21 Oktober 2026. Dedi Mulyadi menyampaikan pengerahan warga dan insentif pemadaman pada Kamis, 22 Oktober 2026.
  • Why?
    Penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui. Dedi Mulyadi menyebut cuaca terik dan hujan yang belum turun merata meningkatkan risiko kebakaran.
  • How?
    Warga diminta membantu pemadaman dengan insentif Rp250.000 per orang per hari. Petugas melakukan pemadaman dan pendinginan, sementara Brigdalkarhutla bersama masyarakat menuju kawasan hutan untuk pengamanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Api membakar hutan dekat Gunung Ciremai. Pak Dedi Mulyadi mengajak warga Desa Seda, Cibuntu, dan Pasawahan membantu memadamkan api. Warga yang membantu dapat Rp250 ribu sehari. Petugas dan warga sedang bekerja memadamkan api. Penyebab api belum diketahui. Pak Dedi juga bilang jangan membakar rumput saat cuaca panas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Respons terhadap kebakaran di Gunung Ciremai memperlihatkan mobilisasi yang terarah: pemerintah daerah menyiapkan insentif bagi warga, gubernur menuju lokasi untuk memimpin penanganan, sementara BPBD, TNGC, pemadam kebakaran, Satpol PP, dan masyarakat telah terlibat. Kombinasi pemadaman, pendinginan, pengamanan kawasan, serta imbauan pencegahan memberi ruang bagi upaya pengendalian api yang lebih cepat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM meminta kepala desa, ketua RT dan RW, serta camat di sekitar Gunung Ciremai segera mengerahkan warga untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Warga yang membantu memadamkan api akan diberi insentif Rp250.000 per orang.

KDM secara khusus meminta warga Desa Seda, Desa Cibuntu, dan Kecamatan Pasawahan turut terlibat dalam upaya pemadaman agar api tidak terus menjalar.

"Kami menyiapkan Rp250 ribu per orang untuk sehari kerja pemadaman api. Dan apabila apinya cepat terpadamkan segera, kami memberikan bonus," ujar KDM, Kamis (22/10/2026).

1. Api bisa cepat selesai jika warga ke lokasi

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Menurut KDM, pengerahan warga dalam jumlah besar dapat membantu mempercepat pemadaman. Dia mengingatkan kebakaran yang terus meluas berpotensi mengancam kehidupan masyarakat di sekitar kawasan gunung.

"Kalau ada seribu orang warga naik ke sini, dalam satu jam apinya juga selesai," katanya.

KDM bertolak menuju lokasi kebakaran untuk memimpin langsung penanganan api. Dia meminta doa masyarakat Jawa Barat agar kebakaran segera teratasi dan seluruh tim yang bertugas dapat menjalankan upaya pemadaman dengan baik.

"Saat ini saya perjalanan menuju Gunung Ciremai. Mohon doanya pada seluruh warga Jawa Barat dan seluruh warganet, agar kebakaran Gunung Ciremai segera teratasi dan saya akan ke lokasi memimpin langsung upaya pemadaman api," katanya.

2. Jika dibiarkan akan merembet ke mana-mana

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dia mengingatkan kebakaran yang tidak segera dikendalikan berpotensi meluas dan menimbulkan kerawanan yang lebih besar. Meski pemadaman di kawasan pegunungan bukan pekerjaan mudah, KDM berharap api dapat segera dikendalikan.

"Karena kalau dibiarkan, akan menimbulkan kerawanan kebakaran yang lebih luas," ucap KDM.

KDM juga mengimbau masyarakat tidak membakar ilalang untuk kepentingan pertanian maupun keperluan lainnya. Kondisi cuaca yang masih terik dan hujan yang belum turun secara merata, menurutnya, meningkatkan risiko kebakaran.

"Jangan melakukan pembakaran-pembakaran ilalang untuk kepentingan pertanian dan sejenisnya. Di tengah-tengah udara lagi terik dan hujan masih belum turun secara merata," ucapnya.

3. Titik api ada di beberapa lokasi

Ilustrasi karhutla (Dok: istimewa)

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Jawa Barat, kebakaran hutan dan lahan terjadi di dua lokasi di Kabupaten Kuningan pada Rabu (21/10/2026), yakni Desa Pasayangan, Kecamatan Lebakwangi, dan Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan.

Di Desa Pasayangan, kebakaran melanda lahan bambu dengan luas keseluruhan sekitar 2 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 1,5 hektare dilaporkan terbakar.

Sementara itu, kebakaran juga terjadi di kawasan hutan Desa Cibuntu, tepatnya di wilayah Resor Pasawahan SPTN Wilayah I Kuningan. Luas area yang terbakar di lokasi tersebut masih dalam penghitungan.

Penanganan kebakaran melibatkan BPBD Kabupaten Kuningan, Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), serta petugas pemadam kebakaran dan Satpol PP Kabupaten Kuningan. Lima personel piket dari UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan melakukan pemadaman dan pendinginan di lahan bambu Desa Pasayangan selama sekitar 35 menit.

Selain itu, Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhutla) TNGC bersama masyarakat sekitar bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengamanan kawasan hutan. Penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui.

Curated For You

Editorial Team

Related Article