Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM turut menyampaikan langsung persoalan pengelolaan dana participating interest (PI) 10 persen dari wilayah kerja Offshore North West Java (ONWJ) yang selama ini tidak langsung masuk ke kas daerah, kepada presiden Prabowo Subianto.
Dedi menyampaikan semua temuan-temuannya tersebut saat bertemu Presiden Prabowo dalam pelantikan Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu (29/7/2026).
Menurut KDM, salah satu aturan yang perlu segera dibenahi adalah mekanisme penyaluran dana PI 10 persen dari PT Pertamina Hulu Energi ONWJ yang selama ini harus melalui badan usaha milik daerah (BUMD), bukan langsung disetorkan ke kas daerah.
"Tadi saya bicara dengan Pak Presiden. Ada dua hal yang tidak akan saya sampaikan karena menyangkut daerah lain. Yang satu hal tadi saya sampaikan adalah, saya bilang, 'Pak, ada keanehan di republik ini.' Apa keanehannya? Dana bagi hasil migas, keuntungan dari PT Pertamina, diserahkannya harus melalui BUMD," kata Dedi dikutip, Kamis (30/7/2026).
