Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
KDM Bawa Bantuan Rp4,5 Miliar dari Jabar untuk Korban Bencana NTT
Dok. Istimewa
  • Pemprov Jawa Barat menyalurkan bantuan Rp4,5 miliar untuk penanganan pascabencana di NTT, yang diserahkan langsung Gubernur Dedi Mulyadi dan dihimpun dari berbagai pihak.
  • Dana bantuan berasal dari Baznas Jabar, Bank BJB, Dedi Mulyadi, pemerintah daerah, organisasi, ASN, serta perusahaan; bantuan diprioritaskan menjadi kebutuhan logistik.
  • Pengadaan logistik akan dilakukan di Labuan Bajo, Manggarai, dan Manggarai Timur agar lebih cepat tersalurkan; 20 personel BPBD Jabar diterjunkan untuk pemetaan dan distribusi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
22 Agustus 2026

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan bantuan Rp4,5 miliar untuk penanganan pascabencana di NTT merupakan bentuk kepedulian masyarakat Jawa Barat. Bantuan akan berupa logistik yang dibeli di sekitar lokasi bencana, sementara 20 personel BPBD Jabar diberangkatkan untuk memetakan kebutuhan dan membantu distribusi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan Rp4,5 miliar untuk penanganan pascabencana di Nusa Tenggara Timur, berupa pengadaan kebutuhan logistik dan dukungan personel.
  • Who?
    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyalurkan bantuan bersama Baznas Jabar, Bank BJB, ASN, pengusaha, Apindo, Kadin, Kwarda Pramuka, Wali Kota Depok Supian Suri, serta BPBD Jawa Barat.
  • Where?
    Bantuan ditujukan ke wilayah terdampak bencana di NTT. Pengadaan logistik diprioritaskan di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai, dan Manggarai Timur.
  • When?
    Penyaluran bantuan disampaikan pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Sebanyak 20 personel BPBD Jawa Barat diberangkatkan pada tahap awal.
  • Why?
    Bantuan diberikan sebagai kepedulian masyarakat Jawa Barat kepada warga NTT yang menghadapi bencana serta untuk mendukung kebutuhan penanganan pascabencana.
  • How?
    Dana dihimpun dari sumbangan sejumlah lembaga, ASN, pengusaha, dan perorangan. Logistik akan dibeli di sekitar lokasi bencana agar lebih cepat didistribusikan, dengan tim BPBD dan Pramuka membantu pemetaan kebutuhan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membawa bantuan Rp4,5 miliar untuk warga di NTT yang kena bencana. Uang ini dari pengusaha, Baznas, bank, dan banyak orang lain di Jawa Barat. Bantuan akan dibelikan makanan dan barang penting dekat lokasi supaya cepat sampai. Ada juga 20 petugas BPBD dan Pramuka yang pergi membantu warga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kepedulian lintas unsur di Jawa Barat terlihat melalui penghimpunan bantuan dari pemerintah, pelaku usaha, organisasi, dan masyarakat untuk warga terdampak bencana di NTT. Pengadaan logistik di sekitar lokasi serta pengerahan personel pemetaan dan distribusi menunjukkan upaya agar bantuan dapat menjangkau kebutuhan warga dengan lebih cepat dan terarah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut menyalurkan bantuan sebesar Rp4,5 miliar untuk penanganan pasca bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini pun disalurkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM.

Sumber bantuan Rp4,5 miliar ini didapatkan dari sumbangan sejumlah pengusaha di Jabar. KDM mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat Jawa Barat terhadap warga yang sedang menghadapi musibah.

"Prinsip orang yang sedang kesusahan, ditengok saja sudah menjadi kebahagiaan, apalagi jika dibawakan bantuan," ujar KDM, dikutip Sabtu (22/8/2026).

1. Bantuan bersumber dari sumbangan para pengusaha dan Baznas

Dok. Istimewa

Adapun bantuan Rp4,5 miliar tersebut berasal digalang dari sejumlah pihak. Baznas Jawa Barat menyumbang Rp1 miliar yang bersumber dari zakat ASN dan BUMD Jabar, sedangkan Bank BJB melalui program BJB Peduli sebesar Rp1 miliar.

KDM secara pribadi menyumbang Rp600 juta, Wali Kota Depok Supian Suri Rp500 juta. Kemudian Apindo Jawa Barat Rp500 juta, ASN Pemprov Jabar Rp400 juta, Kadin Jawa Barat Rp200 juta, Kwarda Gerakan Pramuka Jabar Rp100 juta, serta PT Buana Kasiti dan tambahan hasil rapat sebesar Rp200 juta.

Bantuan akan disalurkan dalam bentuk kebutuhan logistik yang pengadaannya diprioritaskan di wilayah terdekat dengan lokasi bencana.

2. Untuk logistik langsung dibeli di lokasi

Kondisi Puskesmas di Manggarai usai gempa NTT, Minggu (16/8/2026)/IDN Times Dini Suciatiningrum

Sejumlah wilayah yang menjadi lokasi pengadaan antara lain Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai, dan Manggarai Timur. KDM mengatakan pembelian kebutuhan di daerah sekitar lokasi bencana dilakukan agar bantuan dapat lebih cepat sampai kepada warga.

"Tetapi dibiasakan kita cari barang di lokasi nanti, kan kayak kemarin efektif tuh. Kalau orang mengirim belinya di Jakarta dikirim lama, kalau beli di sana mudah-mudahan masih ada," kata KDM.

3. Personel gabungan dari BPBD Jabar diberangkatkan ke NTT

PMI Bantu Rujuk Pasien Gempa NTT

Selain bantuan dana dan logistik, Pemprov Jabar juga menerjunkan tim gabungan dari BPBD Jawa Barat dan Kwarda Pramuka Jabar.

Sebanyak 20 personel BPBD Jabar diberangkatkan sebagai tahap awal untuk memetakan kebutuhan sekaligus membantu distribusi bantuan di lokasi terdampak.

"Kami ingin memastikan tim bekerja secara maksimal di daerah terdampak tanpa terkendala urusan logistik pribadi," ujar KDM.

Curated For You

Editorial Team

Related Article