Sebanyak 24 dari 32 Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Cianjur secara terbuka menyatakan dukungan kepada Metty Triantika untuk memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut periode 2026–2031. (Dok.Istimewa)
Di tengah konsolidasi, Jejen juga menyinggung adanya laporan yang telah disampaikan kuasa hukum sejumlah pengurus kecamatan kepada DPP Partai Golkar. Laporan tersebut memuat dugaan pelanggaran organisasi menjelang Musda, mulai dari perbedaan perlakuan terhadap pengurus yang memiliki pilihan politik berbeda hingga perubahan kepengurusan di beberapa kecamatan.
Pihak pelapor meminta DPP menindaklanjuti persoalan tersebut melalui mekanisme organisasi, termasuk membentuk tim pemeriksa yang independen.
Meski demikian, Jejen menegaskan dinamika tersebut tidak mengubah sikap para pendukung Metty.
"Perubahan tidak bisa dihentikan oleh berbagai rekayasa organisasi. Semakin besar tantangan, semakin kuat tekad kami untuk memenangkan Bu Metty," tegasnya.
Rapat konsolidasi itu menjadi penanda bahwa kontestasi menjelang Musda Partai Golkar Cianjur tidak hanya diwarnai perebutan dukungan, tetapi juga mengemukanya berbagai dinamika internal yang kini menunggu tindak lanjut melalui mekanisme organisasi partai.