Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jalan Soekarno-Hatta Kerap Makan Korban, Pemprov Jabar Pasang PJU-JPO
Ilustrasi Infrastruktur (IDN Times/Arief Rahmat)
  • Pemprov Jawa Barat akan memasang PJU dan JPO di Jalan Soekarno-Hatta Bandung untuk merespons kecelakaan fatal serta keluhan warga terkait minimnya fasilitas penyeberangan.
  • Gubernur Dedi Mulyadi menyebut pemasangan PJU direncanakan mulai Agustus 2026, sementara Pemprov berkoordinasi dengan pemerintah pusat karena jalan tersebut berstatus nasional.
  • Pemprov Jabar menegaskan perbaikan jalan akan selalu terintegrasi dengan drainase memadai, menyusul evaluasi bahwa buruknya saluran air kerap memicu kerusakan jalan dan genangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Agustus 2026 ini

Pemprov Jawa Barat berencana mulai memasang PJU dan JPO di Jalan Soekarno-Hatta untuk menangani kecelakaan dan memudahkan penyeberangan.

bulan ini

Dedi Mulyadi menyatakan PJU di jalan tersebut akan dipasang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemprov Jawa Barat berencana memasang Penerangan Jalan Umum dan Jembatan Penyeberangan Orang di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, yang kerap menjadi lokasi kecelakaan.
  • Who?
    Pemprov Jawa Barat dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menangani rencana pemasangan PJU dan JPO, sambil berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
  • Where?
    Pemasangan direncanakan di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, jalan nasional yang lebar dan saat ini hanya memiliki satu JPO sepanjang ruas tersebut.
  • When?
    PJU direncanakan mulai dipasang pada Agustus 2026, menurut keterangan Dedi Mulyadi yang dikutip pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
  • Why?
    Langkah ini dilakukan setelah banyak warga mengeluhkan kondisi jalan dan karena kecelakaan di ruas tersebut kerap terjadi, termasuk yang menyebabkan korban meninggal dunia.
  • How?
    Pemprov Jabar akan memasang PJU dan membangun JPO, serta berkoordinasi dengan pemerintah pusat mengenai jalan nasional. Perbaikan jalan juga diarahkan terintegrasi dengan drainase memadai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jalan Soekarno-Hatta di Bandung sering ada kecelakaan. Ada orang yang sampai meninggal. Pak Dedi Mulyadi bilang pemerintah Jawa Barat mau pasang lampu jalan bulan Agustus 2026. Mereka juga mau buat jembatan untuk orang menyeberang. Jalan ini lebar sekali dan baru ada satu jembatan. Pemerintah juga mau memperbaiki saluran air supaya jalan tidak tergenang saat hujan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rencana pemasangan penerangan jalan dan jembatan penyeberangan di Jalan Soekarno-Hatta menunjukkan respons pemerintah terhadap keluhan warga serta kebutuhan keselamatan di ruas yang lebar. Koordinasi dengan pemerintah pusat juga membuka ruang pembenahan yang lebih menyeluruh, sementara kewajiban mengintegrasikan drainase dalam proyek jalan mencerminkan perhatian pada kualitas infrastruktur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Kasus kecelakaan kerap kali terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. Bahkan, beberapa kasus dari kecelakaan tersebut membuat korban meninggal dunia. Pemerintah Provinsi Jawa Barat, berencana menangani persoalan tersebut dengan memasang Penerangan Jalan Umum (PJU).

Selain PJU, Pemprov Jabar juga akan memasang Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) karena jalan milik pemerintah pusat tersebut sangat lebar dan tidak mudah orang untuk menyeberang. Berdasarkan pantauan IDN Times di lokasi, JPO sepanjang jalan itu hanya ada satu.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, pemasangan JPU dan JPO ini dilakukan karena banyak warga yang mengeluh langsung kepadanya. Sehingga, rencananya pemasangan dilakukan mulai Agustus 2026 ini.

"Bypass tadi ya, PJU-nya sudahlah bulan ini kami pasang. Kemudian penyeberangannya ya kami buatkan," ujar Dedi, dikutip Sabtu (8/8/2026).

1. Status jualannya pun akan diambil alih

Ilustrasi Infrastruktur (IDN Times/Arief Rahmat)

Selain fokus pada titik-titik rawan, Dedi menyampaikan, Pemprov Jabar juga tengah berkoordinasi dengan pemerintah pusat mengingat status Jalan Soekarno-Hatta sebagai jalan nasional, demi mempercepat pembenahan infrastruktur secara menyeluruh.

"Kemudian jalan nasionalnya nanti kami mohonkan agar bisa dibangun oleh pemerintah Provinsi atau Kota Bandung," katanya.

2. Drainase pun nantinya akan dibuatkan dengan baik

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dedi juga ingin mengubah paradigma lama dalam pembangunan infrastruktur. Evaluasi menunjukkan bahwa kerusakan jalan selama ini kerap dipicu oleh sistem drainase yang buruk seperti perbaikan yang tengah digenjot di kawasan Jalan Pasteur.

"Karena problema jalan di Jawa Barat tuh, kelemahannya dari dulu adalah satu, bangun jalan tidak dibuatkan drainase," ungkap Dedi.

3. Drainase penting agar tidak terjadi banjir

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dengan begitu, Dedi menegaskan, setiap proyek perbaikan jalan kini diwajibkan terintegrasi langsung dengan saluran air yang memadai guna mencegah genangan dan banjir saat musim hujan tiba.

"Sehingga tradisi Pemerintah Provinsi Jawa Barat hari ini bukan sekadar jalan, tapi drainasenya pasti dibangun dengan baik," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article