Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jabar Diterpa Bencana Alam, 16 Ribu Jiwa Terdampak
Inin Nastain IDN Times/ Banjir rob melanda Indramayu

Bandung, IDN Times - Beberapa kabupaten dan kota di Jawa Barat (Jabar) diguncang bencana alam selama periode 27 hingga 30 Januari 2025. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar mencatat ada 16 ribu warga terdampak dalam kurun waktu empat hari ini.

Berdasarkan data yang dihimpun, ada 14 kejadian bencana terdiri dari lima kejadian banjir, empat longsor dan lima cuaca ekstrem. Bencana yang terjadi juga menimbulkan dampak baik dampak jiwa maupun insfratruktur.

1. Bencana disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi

Inin Nastain IDN Times/ kerusakan akibat angin kencang di Indramayu

Puluhan bencana alam ini telah merusak sebelas rumah dengan kategori berat, 16 rumah rusak sedang, tiga rumah rusak ringan dan 4.464 rumah terendam. Selain itu, bencana alam membuat 16.454 jiwa terdampak.

Adapun daerah dilanda bencana terbanyak ialah Kabupaten Karawang dengan tiga kejadian dan Kabupaten Bogor dua kejadian.

Menurut Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jawa Barat Hadi Rahmat, bencana alam yang terjadi di kabupaten dan kota ini karena faktor cuaca. Terlebih, dari data BMKG saat ini tengah masuk puncak musim penghujan.

"Ini memang di puncak musim hujan dan intensitasnya cukup tinggi ya dan pasti kaitan dengan dampak sesuai data yang kami terima kejadiannya memang banjir dan cuaca ekstrem itu yang dominan," kata Hadi, Kamis (30/1/2025).

2. Masyarakat diminta tetap waspada

ilustrasi bencana tsunami (pixabay.com/alfaunicorn81)

Hadi menuturkan, bencana alam ini masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Jabar hingga akhir Januari ini. Karena itu, BPBD Jabar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di musim penghujan ini.

"Jadi masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat. Makanya di beberapa daerah dilaporkan terjadi bencana. Kita perlu waspadai hingga 31 Januari 2025 potensi bencana hidrometeorologi di beberapa daerah di Jabar," kata Hadi.

3. Pemprov Jabar siaga darurat kebencanaan

(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan status siaga darurat kebencana banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem, abrasi, serta tanah longsor untuk seluruh kabupaten dan kota.

Hal ini tertuang dalam keputusan gubernur (Kepgub) nomor: 360/Kep.580-BPBD/2024. Penetapan status darurat terhitung sejak 8 Oktober 2024 sampai 31 Mei 2025.

"Kami sudah tetapkan siaga darurat bencana di seluruh kabupaten kota sampai Mei 2025," kata Pj Gubernur Jabar, Bey Triadi Machmudin, beberapa waktu lalu.

Editorial Team

Related Article