Bandung, IDN Times - Rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan diumumkan oleh Presiden Joko "Jokowi" Widodo hari ini turut menimbulkan protes. Salah satunya berasal dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jawa Barat (Jabar).
Ketua DPD Organda Jabar, Dida Suprinda secara satire mengatakan, kondisi yang paling dirindukan dari kenaikan harga BBM adalah tangisan dari Puan Maharani. Menurutnya, ketua DPR RI ini dulu paling getol memperjuangkan agar BBM tidak naik.
Menurutnya, pemerintah ada baiknya terlebih dahulu mengkaji kembali kenaikan harga BBM. Bahkan, rencana ini bisa ditunda dan tidak langsung dilakukan kenaikan harga.
"Saya juga ini merindukan Puan nangis dengan Oneng (Rike Diah Pitaloka). Jadi kalau dulu zaman SBY naikkan BBM itu nangis sampai tersedu-sedu, tapi sekarang Puan kok gak nangis?" ujar Dida saat dihubungi, Senin (29/8/2022).
