Geger! Jenazah Pria 60 Tahun Ditemukan Tengkurap di Selokan Sukabumi

- Warga Kampung Cijambe, Sukabumi, digegerkan penemuan jasad pria lanjut usia bernama Enan yang ditemukan tengkurap di parit kecil pada Senin siang.
- Polisi menduga korban terpeleset saat melintas karena memiliki riwayat sakit kaki, dengan luka di kepala akibat benturan batu di aliran air.
- Di lokasi ditemukan barang milik korban seperti celurit, karung, dan sandal; jasad kemudian dievakuasi ke RSUD Syamsudin SH untuk pemeriksaan visum.
Sukabumi, IDN Times - Warga Kampung Cijambe, RT 05/RW 10, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria lanjut usia di aliran parit kecil, Senin (30/3/2026).
Korban diketahui bernama Enan (sekitar 60), seorang buruh tani yang masih merupakan warga setempat. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tengkurap di aliran air, mengenakan jaket dan celana pendek.
Saksi mata, Endang (55), mengatakan pertama kali melihat korban sudah dalam kondisi tidak bergerak. "Kira-kira jam setengah 12-an. Posisi tengkurap, pakai jaket sama celana kolor," ujarnya.
1. Warga sempat takut mendekat

Penemuan tersebut sempat membuat warga sekitar hanya bisa melihat dari kejauhan. Mereka tidak berani mendekat karena khawatir terjadi sesuatu.
“Warga mah cuma lihatin aja, nggak berani. Takutnya ada apa-apa,” kata Endang.
Laporan kemudian disampaikan ke Ketua RT dan diteruskan ke pihak kepolisian. Tak berselang lama, aparat datang ke lokasi.
“Paling sekitar 5 sampai 7 menit, polisi sudah datang,” ucapnya.
2. Diduga terpeleset karena sakit kaki

Pelaksana Tugas Kapolsek Warudoyong, Kompol Ana Ratna Dewi, menjelaskan korban diduga terpeleset saat melintas di sekitar parit. Hal itu diperkuat dari keterangan keluarga.
“Dari keterangan istrinya, korban memiliki riwayat sakit pada kaki. Diduga saat berjalan terpeleset lalu jatuh ke aliran sungai kecil,” kata Ana.
Ia juga menyebut adanya luka di bagian kepala korban yang diduga akibat benturan dengan batu di aliran air.
“Di sungai itu ada batu, kemungkinan korban terbentur saat tergelincir,” ujarnya.
3. Ditemukan celurit hingga karung di sekitar lokasi

Di sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang milik korban seperti celurit, karung, dan sandal. Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian lengkap berupa jaket dan celana pendek.
Jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk dilakukan visum.
“Masih dalam perjalanan ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan luar oleh tenaga medis. Hasil lengkapnya menunggu visum,” pungkas Ana.


















