Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Farhan Bakal Razia Miras Ilegal Besar-besaran di Kota Bandung
Ribuan bobotoh berkumpul di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung untuk menyaksikan konvoi kemenangan Persib Bandung, Minggu(24/5/2026). (Dok. humas Pemkot Bandung)
  • Wali Kota Bandung Muhammad Farhan akan menggelar razia besar-besaran terhadap peredaran minuman keras ilegal setelah muncul dampak negatif saat pesta kemenangan Persib Bandung.
  • Petugas menemukan banyak botol miras berserakan hingga memenuhi satu mobil pick up, menandakan konsumsi miras ilegal masih marak di berbagai titik keramaian Kota Bandung.
  • Dua warga dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan yang diduga dipicu konsumsi miras, mendorong Pemkot fokus menindak miras ilegal dan mengevaluasi pengamanan acara besar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan bakal menggelar razia minuman keras ilegal secara besar-besaran di Kota Bandung. Langkah itu dilakukan setelah muncul berbagai dampak negatif selama pesta kemenangan Persib Bandung berlangsung dua hari pada akhir pekan lalu.

Farhan mengatakan, Pemkot Bandung sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan operasi gabungan terhadap peredaran miras ilegal di berbagai titik keramaian.

"Saya bekerja sama dengan Kapolres nanti akan melakukan razia minuman keras habis-habisan karena dampaknya segitu dahsyatnya ternyata," ujar Farhan.

Menurut dia, konsumsi miras selama pesta kemenangan Persib menjadi salah satu persoalan serius yang ditemukan di lapangan. Bahkan, petugas menemukan tumpukan botol minuman keras dalam jumlah besar selama dua malam perayaan berlangsung.

1. Sampah botol miras sampai satu pick up

IDN Times/Humas Pemkot Bandung

Farhan mengungkapkan, hampir di setiap titik keramaian ditemukan sampah botol minuman keras berserakan. Jumlahnya bahkan mencapai satu mobil pick up.

"Di setiap titik kami menemukan sampah botol minuman keras sampai satu mobil pick up," katanya.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan konsumsi miras ilegal masih marak terjadi di Kota Bandung.

2. Dua warga meninggal diduga akibat miras

Ribuan Bobotoh melakukan konvoi untuk merayakan kemenangan (Hetrick) Persib Bandung. Minggu(24/5)2026). (Dok. Humas Pemkot Bandung)

Selain sampah, pesta kemenangan Persib juga diwarnai kabar duka. Dua warga dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang diduga dipicu konsumsi minuman keras.

Farhan menyebut korban kedua ditemukan meninggal dunia pada malam hari usai rangkaian pesta berlangsung.

"Semalam ditemukan lagi korban wafat yang kedua. Kecelakaan lalu lintas karena minuman keras lagi," ucapnya.

3. Pemkot bakal fokus sikat miras ilegal

Ilustrasi miras ilegal diamankan polisi. (IDN Times/istimewa).

Farhan menegaskan operasi yang dilakukan nantinya akan menyasar peredaran miras ilegal di Kota Bandung. Menurut dia, hanya minuman keras ilegal yang bisa langsung ditindak aparat.

Selain itu, Pemkot Bandung juga bakal melakukan evaluasi terhadap pola pengamanan dan pengawasan saat kegiatan perayaan besar berlangsung di Kota Bandung.

Editorial Team