Bandung, IDN Times - Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat mengkritik rencana Pemprov Jabar memberikan bantuan uang pendidikan terhadap 78 ribu calon murid baru (CMB) yang tidak tertampung ke SMA dan SMK negeri. Anggaran untuk rencana bantuan tersebut belum ada dalam APBD.
Ketua Komisi V DPRD Jabar, Yomanius Untung mengatakan, Pemerintah Provinsi belum mengalokasikan anggaran subsidi Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) sebesar Rp1,5 juta per siswa per tahun dan bantuan biaya pendidikan Rp100 ribu per bulan untuk 78 ribu calon murid yang tidak lolos masuk sekolah negeri.
Adapun kebutuhan anggaran untuk subsidi 78 ribu calon murid tersebut mencapai Rp210 miliar. Sementara saat ini yang sudah terkunci dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) hanya beasiswa untuk anak-anak miskin dari Desil 1-4. Anggaran Rp168 miliar akan disalurkan pada tahun ajaran baru 2026/2027.
"Ini yang harus diamankan (Rp168 miliar). Jadi kalau ada angka sampai Rp210 miliar, itu harus tidak menghilangkan angka yang bagi anak-anak miskin Rp168 miliar itu, ini harus teramankan," ujar Yomanius, dikutip Sabtu (20/6/2026).
