Bandung, IDN Times - Sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau ke Jawa Barat, berpotensi berdampak serius terhadap kesehatan khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat pun meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak tersebut.
Kepala Dinkes Jawa Barat, Raden Vini Adiani Dewi mengatakan, abu vulkanik mengandung partikel halus yang dapat mengganggu saluran pernapasan dan memicu berbagai keluhan kesehatan, terutama pada kelompok rentan seperti balita, lansia, ibu hamil, serta penderita asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
"Yang paling perlu diwaspadai adalah ISPA dan iritasi saluran pernapasan, terutama batuk, tenggorokan terasa gatal, pilek, sesak atau rasa berat di dada. Pada penderita asma dan PPOK, abu vulkanik dapat menjadi pencetus kekambuhan atau memperberat gejala," kata Vini dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026).
