Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cerita Pengunjung Batal Masuk Bandung Zoo Karena Disegel Pemkot

IMG_20260205_083404.jpg
Penyegelan Kebun Bintang Bandung oleh Satpol PP Kota Bandung berdasarkan surat dari Kementerian Kehutanan (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Intinya sih...
  • Pemerintah Kota Bandung menyegel Kebun Binatang Bandung berdasarkan surat dari Kementerian Kehutanan yang mencabut izin pengelola, Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT).
  • Pengunjung terpaksa batal berlibur setelah tiba di Bandung Zoo karena penyegelan yang tidak terinformasikan secara menyeluruh.
  • Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa penyegelan dilakukan untuk menata aset milik daerah dan memastikan keselamatan satwa.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung secara resmi telah melakukan penyegelan terhadap Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo, Kamis (5/2/2026). Penyegelan dilakukan berdasarkan surat dari Kementerian Kehutanan yang mencabut izin pengelola, Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT).

Semua area pintu masuk kebun binatang disegel, terkecuali pintu darurat yang sengaja tetap dibuka karena untuk akses pegawai. Penyegelan ini sendiri memang tidak terinformasikan secara menyeluruh.

Hal itu mengakibatkan sejumlah pengunjung yang memang berniat datang ke Bandung Zoo untuk berlibur dengan anak dan keluarganya terpaksa batal.

1. Pengunjung belum mengetahui ada informasi penyegelan

IMG_20260205_083436.jpg
Penyegelan Kebun Bintang Bandung oleh Satpol PP Kota Bandung berdasarkan surat dari Kementerian Kehutanan (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Berdasarkan pantauan IDN Times, para pengunjung ini menunggu di area luar pintu gerbang Bandung Zoo. Mereka terpantau membawa tas besar berisi makanan yang disiapkan untuk botram di dalam Bandung Zoo.

"Saya jauh-jauh dari Garut pengen main ke Kebun Binatang Bandung. Baru sampai terus ternyata tutup. Tadinya sekalian ngajak anak-anak dan cucu mau main. Pengen kesini sudah lama banget tidak ke sini," ujar Ai (50 tahun) salah satu pengunjung yang ditemui di lokasi.

2. Tidak merasa kecewa namun kaget

IMG_20260205_083430.jpg
Penyegelan Kebun Bintang Bandung oleh Satpol PP Kota Bandung berdasarkan surat dari Kementerian Kehutanan (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Ai mengaku tidak merasa kecewaan atas ditututpnya Bandung Zoo, hanya saja dia kaget karena sebelumnya tidak ada informasi soal penyegelan itu. Kedatangannya ke Bandung Zoo, kata Ai selain mengantar cucu bermain, juga sebagai nostalgia setelah beberapa puluh tahun lalu dirinya tidak pernah mengunjungi kebun binatang ini.

"Sekitar tahu 1985 pernah ke sini. Dari belum punya anak sekarang punya cucu ingin ngajak main malah gagal. Niatnya sekalian makan-makan di dalam, kami bawa nasi timbel dari Garut tapi gak jadi," kata dia.

3. Kebun Binatang Bandung kini disegel Pemkot Bandung

IMG_20260205_083455.jpg
Penyegelan Kebun Bintang Bandung oleh Satpol PP Kota Bandung berdasarkan surat dari Kementerian Kehutanan (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Sebelumnya, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan, pengamanan Kebun Binatang Bandung dilakukan untuk menata aset milik daerah sekaligus memastikan keselamatan satwa.

"Kebun Binatang Bandung adalah tanah milik Pemerintah Kota Bandung yang berfungsi sebagai ruang terbuka hijau publik dengan fungsi perlindungan. Negara wajib hadir untuk menjaga aset ini dan memastikan satwa yang ada di dalamnya terlindungi," ujar Farhan.

Farhan menjelaskan, penanganan Kebun Binatang Bandung dilakukan secara bersama oleh Kementerian Kehutanan, Dinas Kehutanan Jawa Barat, dan Pemerintah Kota Bandung agar masa transisi berjalan aman dan terkendali.

Menurutnya, kewenangan atas satwa, khususnya satwa dilindungi, sepenuhnya berada di tangan Kementerian Kehutanan. Pemkot Bandung berada pada posisi mendukung penuh upaya penyelamatan dan perawatan satwa sesuai standar kesejahteraan.

"Satwa tidak boleh menjadi korban konflik administratif atau kelembagaan. Yang kami lakukan hari ini adalah memastikan mereka aman, dirawat, dan tidak terlantar," ujarnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Mulai 17 Februari 2026, Kemenag Jabar Pantau Hilal Ramadan di Sebelas Titik

07 Feb 2026, 14:35 WIBNews